Suara.com - Saking panasnya Surabaya, warganet ini mengisi bak mandi dengan es batu.
Aksi nyeleneh warganet ini dibagikan oleh pengguna Twitter dengan akun @dita_tito.
"Asli ini temen gue niat banget, beneran dikasih es dong sama dia," tulis @dita_tito, seperti dikutip dari cuitan di Twitter, Minggu (24/11).
Dalam cuitannya terdapat tangkapan layar percakapan terkait kondisi panasnya Surabaya dan trik mengatasinya.
Dalam percakapan tersebut dikatakan bahwa air dari tandon panas, maka dari itu ember bak mandinya diisi es batu.
"Panas airnya dari tandon, ya sudah beli es batu. Asli Surabaya hari ini parah banget (panasnya--RED)," seperti dikutip dari percakapan.
Di foto selanjutnya tampak satu ember berwarna hijau yang penuh air lengkap dengan es batu.
Unggahan yang kini telah mendapat lebih dari 16 ribu retweet dan 19 ribu likes ini pun mendapat banyak tanggapan dari pengguna Twitter yang lain.
"Ya Allah, gue ngelihatnya kayak sirup melon pakai es batu seember," komentar @tckrbels.
Baca Juga: Mengusir Pengunjung dengan Cara Halus, Kafe Ini Putar Lagu Sayonara
"Tapi itu beneran lho, airnya panas beneran panas kayak pakai pemanas air. Ini malam hari dan barusan mandi, airnya masih hangat padahal nggak pakai pemanas. Wajar kalau ada yang sampai dikasih es. Aku saja udah punya pikiran mau kasih es batu di tandon air," tulis @hadibonerz.
"Emang sih Surabaya lagi panas," tulis @_goodwomen.
"Memang Surabaya panasnya nggak karuan. Ingat dulu waktu kost, kostan di lantai dua, bentuknya langsung kamar aja gitu, jadi kamar langsung menatap sinar matahari. Gila samapi tembok dan lantai ikutan panas. Menyesal dulu kenapa nggak punya ide kayak temannya OP ini. Segar sekali kayaknya mandi pakai es batu," kenang @minkidimple_.
Berita Terkait
-
Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan
-
Panas Bumi RI Bisa Tantang Batu Bara dan Diesel, Kapasitas Bakal Digenjot 5,2 GW
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari