Suara.com - Para arkeolog dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia (NTNU) baru-baru ini menemukan kuburan perahu Viking. Uniknya, perahu Viking ini terkubur di dalam kuburan perahu lain di perbukitan yang terletak di Norwegia tengah.
Menariknya, kedua pemilik perahu Viking itu meninggal dengan jarak waktu satu abad. Hal ini membuat para arkeolog bertanya-tanya mengapa keduanya dikuburkan secara bersama.
Kuburan itu ditemukan selama pembangunan jalan di dekat Desa Vinjeøra. Pemilik perahu Viking yang lebih muda adalah seorang perempuan, meninggal pada paruh kedua abad ke-9 Masehi. Ia mengenakan gaun dengan dua bros perunggu berlapis emas dan bros Irlandia berbentuk salib, lalu diletakkan di atas perahu berukuran 23- 26 m.
Bersamaan dengan kerangka perempuan itu, tim arkeolog menemukan harta benda seperti kalung mutiara, gunting, spindle whorl--atau peranti kuno berbentuk piringan untuk memproduksi tekstil yang dijadikan peneliti sebagai salah satu petunjuk kehidupan masa lampau--dan tengkorak sapi.
Tepat di bawah jenazahnya terdapat kuburan perahu Viking yang lebih besar milik seorang lelaki, abad ke-8 Masehi, yang dimakamkan dengan tombak, perisai, dan pedang bermata tunggal.
Para arkeolog belum menemukan jawaban pasti mengapa keduanya dikuburkan secara bersamaan. Akan tetapi kemungkinan keduanya berasal dari keluarga yang sama. Tim arkeolog akan segera mengetahui setelah analisis DNA dan isotop lebih lanjut dilakukan.
"Keluarga sangat penting dalam masyarakat Viking, baik untuk menandai status dan kekuasaan serta untuk mengkonsolidasikan hak milik. Dengan latar belakang seperti itu, masuk akal untuk berpikir bahwa keduanya dikubur bersama untuk menandai kepemilikan keluarga terhadap lahan pertanian," ucap Raymond Sauvage, seorang arkeolog di Museum Universitas NTNU, seperti yang dikutip dari IFL Science.
Bros berbentuk salib di kuburan perempuan itu sendiri diyakini terbuat dari tali pengikat dari Irlandia. Bangsa Viking dikenal sebagai kaum penjelajah yang mengarungi lautan hingga sampai ke Islandia, Greenland, Afrika Utara, Asia, dan bahkan Amerika Utara. Kemungkinan besar, bros ini dikenakan perempuan itu setelah dibawa kembali dari perjalanan di Irlandia.
Baca Juga: Sowan ke Negeri Leluhur, Inilah Bingkisan dari Luis Leeds
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan