Suara.com - Kaspersky baru saja merilis laporan tahunan berjudul "Story of the Year 2019". Dalam laporan tersebut, perusahaan keamanan siber tersebut membahas tren ransomware yang sedang meningkat, terutama serangan kepada lembaga pemerintah.
Sebagaimana dikutip dari Asianage pada Rabu (1/1/2020), Kaspersky mengamati bahwa setidaknya ada 174 ransomware yang menyerang lembaga pemerintah beserta lebih dari 3.000 bagian organisasi di bawahnya.
Hal ini membuktikan bahwa sepanjang tahun 2019, telah terjadi peningkatan serangan ransomware sebesar 60 persen dibandingkan tahun 2018.
Mereka juga mencatat bahwa jumlah tebusan uang yang diminta oleh peretas sangat bervariasi, mulai dari 1 juta dolar AS hingga 5 juta dolar AS atau setara Rp 63 miliar.
Jenis malware yang digunakan untuk menyerang bervariasi. Meski begitu, ada tiga nama malware yang paling terkenal menurut Kaspersky, yaitu Ryuk, Purga, dan Stop.
Ryuk telah muncul sebagai ancaman lebih dari setahun yang lalu. Sejak saat itu, Ryuk telah aktif di seluruh dunia, baik menyerang sektor publik maupun swasta. Model serangan Ryuk biasanya melalui malware backdoor yang disebar dengan cara phishing menggunakan attachment berbahaya yang disamarkan sebagai dokumen keuangan.
Sementara itu, malware Purga telah dikenal sejak 2016, namun belakangan ini marak terjadi di lembaga pemerintah yang menjadi korban serangan trojan horse ini. Purga juga biasanya dikirim dengan cara phishing.
Terakhir ada Stop, ransomware yang baru muncul setahun lalu. Stop disebarkan dengan cara menyembunyikannya di dalam installer perangkat lunak.
Baca Juga: Kena Ransomware, Hacker Ini Balik Retas Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan