Suara.com - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) pada tahun ini optimistis penggunaan nama domain lokal .id akan menjadi yang tertinggi di antara negara-negara lain di Asia Tenggara.
"Tahun lalu sudah melampaui Malaysia. Jadi, satu-satunya negara di Asia Tenggara yang lebih banyak nama domainnya di banding kita adalah Vietnam. Tahun ini target di atas Vietnam, apalagi jumlah penduduk kita lebih tinggi," ujar ketua Pandi, Yudho Giri Sucahyo di Jakarta, Jumat (31/1/2020).
Yudho menjelaskan jumlah nama domain yang terdaftar di Pandi pada 2019 sebanyak 352.905 atau naik 25 persen dari tahun 2018 yang tercatat sebanyak 281.467.
Angka tersebut membuat Indonesia berada di posisi kedua setelah Vietnam yang memiliki jumlah domain 494.758 dengan peningkatan 7,5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sementara, Malaysia berada di peringkat ketiga dengan jumlah domain 322.992. Selanjutnya, Singapura dan Thailand berada di posisi keempat dan kelima dengan jumlah domain masing-masing 182.115 dan 71.996.
Tahun ini, Pandi menargetkan penggunaan nama domain .id dapat mencapai 472.569 dengan pertumbuhan 35 persen dari tahun sebelumnya.
Sebelumnya Pandi mengatakan akan menggencarkan promosi domain .id di luar negeri. Pandi kini mempunyai situs domain.id yang merupakan marketplace berbahasa Inggris untuk berjualan nama domain .id.
"Kedua, cara lain yang sangat teknis bahwa kita harus mencari siasat bagaimana bekerja sama dengan mitra di luar negeri," kata Heru.
Selain itu, tahun ini Pandi juga akan melakukan sejumlah kerja sama lanjutan dan baru yang akan dimulai terhadap perusahaan, lembaga/instansi, organisasi dan lainnya.
Baca Juga: Pandi Gencarkan Pemasaran Domain .id Luar Negeri
Pandi misalnya bermitra dengan pengelola nama domain Australia (auDA) dan Portugis (DNS.PT) untuk membentuk tim gabungan dalam proyek pengembangan pengelolaan domain .tl (nama domain Timor Leste).
Kerja sama lainnya adalah mendukung kegiatan yang berfokus pada cyber security melalui pendekatan multi-disiplin dalam acara yang diselenggarakan oleh VU University Belanda dan Universitas Indonesia.
Dalam rangka meningkatkan sistem dan keamanan, Pandi menempatkan server registri di data center yang lebih baik untuk mendukung terciptanya sistem dapat berjalan tanpa adanya gangguan sistem, sehingga membuat registran (pengguna) merasa aman.
Untuk dapat bersaing secara sistem dan teknologi, mulai 2020 Pandi sudah menggunakan sistem registri mandiri di mana semua sistem yang dijalankan adalah asli buatan lndonesia.
Pada 2020, Pandi juga berencana meluncurkan PANDI Institute yang merupakan layanan edukasi kepada masyarakat yang dalam pelaksanaannya merupakan hasil kerjasama dengan mitra industri bersama pemerintah. Nantinya, PANDI Institute akan mempunyai layanan bagi masyarakat siber dunia, yang berskala global. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Internet Governance Training, Perkuat Tata Kelola Internet Indonesia
-
Ditemukan 26.675 Phising Domain .id selama Tiga Bulan Pertama 2023
-
PANDI: Jumlah Nama Domain .ID Tertinggi di Asia Tenggara
-
Indonesia Kena 7.988 Serangan Phishing di Q3 2022, Sektor Keuangan Jadi Target Utama
-
Belum Bayar Sewa, Situs presiden.go.id Tak Bisa Dibuka
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Xiaomi yang Ada Stabilizer Video, Bikin Konten Makin Mulus Tanpa Goyang
-
5 HP Vivo Terbaru 2026 dengan Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Budget Hingga Premium
-
iPhone 13 Series Masih Layak Dibeli di Tahun 2026? Cek Analisis Ini Sebelum Beli
-
28 Kode Redeem FC Mobile 10 Maret 2026, Intip Lineup Pemain Capped Legend Paling GG
-
Tips Aman dari Klaim Hak Cipta di YouTube, Bisa Gunakan Audio Library
-
Xiaomi 17T Segera Rilis, Cek 5 Rekomendasi HP Xiaomi yang Turun Harga
-
Indosat Bawa Startup Perempuan RI ke Vietnam, SheHacks Siap Tembus Pasar AI Asia Tenggara
-
34 Kode Redeem FF 10 Maret 2026, Rilis SG2 Lumut dan Evo Gun MP5?
-
Terpopuler: 6 HP untuk Jangka Panjang Harga di Bawah Rp1,5 Juta, Unboxing Samsung Galaxy S26
-
vivo V70 Series Rilis di Indonesia: Kamera 200MP OIS, Telephoto 10x, Harga Mulai Rp6 Jutaan