Suara.com - Liga komunitas Esports PVP Singtel kembali hadir di 2020 dalam skala yang lebih besar dibandingkan edisi sebelumnya.
Diluncurkan pada Jumat, (31/1/2020) di Thailand Game Expo di Bangkok, liga komunitas tingkat regional 2020 bertajuk PVP Esports Corporate Championship dan PVP Esports Campus Championship, ini akan ditingkatkan serta menampilkan dua musim pertandingan e-Sports yang menantang dengan lebih banyak judul permainan.
Berkomitmen untuk mendirikan usahanya di 2019, Singtel, bersama dengan rekan regionalnya seperti AIS, Globe, dan Telkomsel akan terus menghadirkan berbagai peluang untuk komunitas gaming agar di tahun 2020 dapat berkembang baik di level lokal maupun regional.
Melalui liga komunitas PVP Esports, Singtel berharap mampu memberikan wadah kepada para gamers amatir untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan sportivitas, kerja tim serta kompetisi sehat karena mereka tergabung dalam komunitas dengan minat yang sama.
"Berkolaborasi dengan rekan regional, kami akan terus mendorong pertumbuhan industri gaming dan e-Sports di kawasan ini serta dalam masa ini tidak menutup kemungkinan kami bahkan mungkin akan menemukan bibit-bibit talenta e-Sports berbakat selanjutnya,” kata Arthur Lang, CEO Singtel International Group dalam siaran persnya, Minggu (2/2/2020).
Sementara itu, Crispin Tristram selaku Head of Digital Lifestyle Telkomsel mengatakan bahwa pihaknya bertekad menghubungkan para komunitas games di Indonesia dengan komunitas yang berada di Asia Pasifik.
Sebagai informasi, Asia Tenggara merupakan kawasan dengan pertumbuhan pasar games tercepat di dunia, dengan jumlah PC dan mobile gamers yang ditargetkan meningkat menjadi 400 juta orang.
Pada 2019, dua liga komunitas PVP berhasil menarik minat 2,000 gamers dari berbagai penjuru Asia Tenggara dan 1.4 juta online views. Lebih dari 50,000 orang menghadiri grand final tingkat regional yang diselenggarakan bulan Desember lalu di Singapore Comic Con.
PVP Esports Corporate and Campus Championships 2020 akan berlangsung dalam dua seasons mulai Maret hingga Juni (Season 1) dan Agustus hingga November (Season 2).
Baca Juga: Duh! NASA Tunda Peluncuran JWST
Para peserta akan bertanding untuk memperebutkan prize pool tingkat regional berupa uang tunai dan hadiah senilai lebih dari 100,000 dolar Singapur yang merupakan prize pool terbesar sedunia untuk sebuah turnamen komunitas.
Liga kampus yang ditujukan untuk para mahasiswa akan ditingkatkan dari acara berbasis di Singapura menjadi acara regional, serupa dengan liga korporasi, yang terbuka untuk kalangan pekerja profesional.
Season 1 akan menghadirkan game ternama seperti Mobile Legends; Bang Bang, Dota 2 dan PlayerUnknown Battlegrounds (PUBG) Mobile, dengan jumlah games yang lebih banyak hadir di Season 2.
Tim dan pemain teratas dari Singapura, Indonesia, Filipina dan Thailand juga akan memperoleh hadiah tunai pada saat mereka lolos dari tahap kualifikasi di negara masing-masing serta memperoleh kesempatan untuk mewakili negaranya di tahap Grand Final yang diselenggarakan secara regional.
Kualifikasi di Indonesia untuk PVP Esports Championship sendiri terbagi menjadi dua, yaitu untul level perusahaan dan kampus. Pendaftaran partisipasi diPvP Esports Corporate Championship dibuka pada 31 Jan 2020, sedangkan PvP Esports Campus Championship akan dibuka pada 17 Februari 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan