Suara.com - Elon Musk, pengusaha teknologi mendesak para pengikut di Twitter-nya untuk segera menghapus akun Facebook mereka.
Elon Musk mengatakan bahwa media sosial milik Mark Zuckerberg tersebut telah lumpuh.
Hal ini ia sampaikan pada cuitannya di Twitter disertai dengan hashtag #DeleteFacebook sebagai tanggapan terhadap komedian Inggris Sacha Baron Cohen, seorang kritikus vokal Facebook.
Dalam cuitan Baron Cohen mengatakan pada cuitannya ''kami tidak akan membiarkan satu orang mengendalikan air untuk 2,5 miliar. Kami tidak membiarkan 1 orang mengendalikan listrik untuk 2,5 miliar orang. Mengapa kita membiarkan satu orang mengendalikan informasi yang dilihat oleh 2,5 miliar orang?''.
''Facebook perlu diatur oleh pemerintah, bukan diperintah oleh seorang kaisar'' tambahnya dalam cuitan tersebut.
Cuitannya juga disertai dengan wajah Mark Zuckerberg dalam patung Romawi.
Seakan setuju dengan tweet tersebut, miliader Tesla dan SpaceX ini menuliskan #DeleteFacebook Ini Lumpuh.
Hashtag #DeleteFacebook sendiri sudah populer sejak Maret 2018 ketia dikonfirmasi bahwa Facebook telah merekrut Cambridge Analytica untuk memanen data pribadi hinnga 87 juta pengguna Facebook untuk iklan.
Elon Musk sendiri sudah menghapus akun Facebook resmi untuk Tesla dn SpaceX pada bulan yang sama setelah diminta oleh pengguna Twitter untuk melakukannya.
Baca Juga: Kece, Elon Musk Rilis Trek Lagu EDM
Miliader tersebut juga mengaku bahwa perusahaanya tidak pernah beriklan dengan Facebook. Menurutnya akun Instagram milik Facebook masih tidak masalah untuk menjalankan akun Tesla dan SpaceX asalkan bukan dari perusahaan induknya.
Berita Terkait
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
10 Orang Terkaya di Dunia Januari 2026, Jensen Huang Resmi Masuk Jajaran
-
Gibran ke Korban Bencana Aceh: Tunggu ya, Kami Pasangkan Starlink
-
IPO SpaceX Ditargetkan 2026, Valuasinya 28 Kali Lebih Besar dari BBCA
-
Starlink Banyak Dipakai Korban Banjir Sumatra, Bisakah Indonesia Bikin Satelit Pesaing?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Gaming Murah Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian
-
Standar Baru Kenyamanan Memasak, Teknologi Kompor Listrik Ini Bikin Konsumen Kepincut
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Bidik Puncak Pasar Elektronik Nasional, AQUA Elektronik Pasang Target Jadi Nomor Satu di Indonesia
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Februari: Klaim Diamond, Puma Speedster, dan Efek Jujutsu
-
Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan