- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah rumor kematiannya melalui video di platform X, menunjukkan dirinya sehat.
- Netanyahu secara sengaja menunjukkan tangannya dalam video kafe sebagai respons terhadap isu jari enam pada konten AI sebelumnya.
- Chatbot AI Grok pada platform X mengklaim video kemunculan Netanyahu tersebut 100 persen adalah hasil buatan kecerdasan buatan.
Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya muncul dalam video terbaru, setelah sepekan terakhir disebut mati dibom Iran.
Netanyahu muncul melalui sebuah unggahan video di platform X (sebelumnya Twitter) untuk menegaskan bahwa dirinya masih hidup dan dalam kondisi sehat.
Namun, alih-alih meredam ketegangan, kemunculan video tersebut justru memicu perdebatan baru yang jauh lebih teknis dan kontroversial.
Penyebabnya bukan hanya konten video itu sendiri, melainkan penilaian dari sistem kecerdasan buatan (AI) terintegrasi milik platform X, yakni Grok.
'Menghitung Jari'
Dalam rekaman video terbaru yang dirilis oleh kantor Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu terlihat berada di sebuah kafe.
Suasana video tersebut tampak santai, seolah ingin menunjukkan bahwa situasi di Israel tetap terkendali meskipun tensi geopolitik dengan Iran sedang berada di titik didih.
Dengan nada bicara yang sedikit bergurau, Netanyahu merespons isu-isu yang menyebut dirinya telah tewas dalam serangan udara.
Sambil memegang cangkir, Netanyahu menggunakan permainan kata dalam bahasa Ibrani untuk menyindir rumor tersebut.
Baca Juga: Kesaksian Anak Selamat Bikin Merinding, Satu Keluarga di Tepi Barat Dibunuh Tentara Israel
“Saya mati? Ya, demi kopi,” kata Netanyahu menggunakan frasa Ibrani yang secara kasar diterjemahkan sebagai mencintai sesuatu sampai mati.
Ia kemudian melanjutkan pernyataan politiknya dengan nada yang lebih serius namun tetap dibalut gestur santai.
“Anda tahu? Saya 'mati' demi rakyat saya. Mereka fantastis," kata dia dikutip dari AFP, Senin (16/3/2026).
Salah satu bagian yang paling menyita perhatian adalah saat Netanyahu menanggapi tuduhan spesifik mengenai penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam video-video sebelumnya.
Sebelumnya, warganet menyoroti sebuah rekaman yang dianggap janggal karena Netanyahu tampak memiliki enam jari pada satu tangan—sebuah cacat visual yang sering ditemukan pada konten hasil generator AI.
Dalam video di kafe tersebut, ia secara sengaja mengangkat tangannya ke arah kamera, memberikan bukti visual langsung kepada para skeptis.
Berita Terkait
-
Kesaksian Anak Selamat Bikin Merinding, Satu Keluarga di Tepi Barat Dibunuh Tentara Israel
-
5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
-
Fakta Rudal Sejjil, Senjata Rahasia Iran yang Pertama Kali Diluncurkan ke Israel
-
Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama
-
Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123