Suara.com - Samsung menepati janjinya untuk meluncurkan tiga ponsel flagshipnya yang masuk dalam keluarga Samsung Galaxy S20 Series, plus ponsel lipat terbarunya, Samsung Galaxy Z Flip, dalam acara yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Rabu (4/3/2020).
“Hari ini, kehadiran Galaxy S20 series dan Galaxy Z Flip merupakan terobosan inovasi untuk 10 tahun ke depan,” ucap Kwon Jae Hoon, Presiden Direktur Samsung Electronics Indonesia.
Secara keseluruhan, ponsel ini membawa kamera 100x Space Zoom (khusus Galaxy S20 Ultra), sensor 108 MP dengan teknologi Nona-Binning, perekam video 8K, dan RAM LPDDR5. Kehadiran fitur-fitur kamera tersebut diklaim menjadi standar masa depan.
Trio Galaxy S20 ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 865. Desainnya membawa bezel yang lebih tipis dari generasi terdahulu. Sementara layarnya mengusung Infinity O.
Di bagian depan, ukuran lubang kamera selfie semakin kecil dibanding sebelumnya sehingga rasio layar menjadi lebih luas dan menembus 90,5 persen untuk S20 Ultra. Sedangkan Galaxy S20 dan Galaxy S20 Plus sebesar 90 persen.
Fitur layar premium lainnya, seluruh varian Galaxy S20 punya refresh rate 120 Hz sehingga lebih sensitif terhadap sentuhan, menawarkan respons cepat ketika dipakai bermain game.
Bicara fotografi, kredit khusus diberikan kepada varian tertinggi, Galaxy S20 Ultra, karena punya fitur Space Zoom hingga 100 kali pembesaran.
Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi fitur Single Take, kemampuan untuk menangkap momen dalam sekali jepretan saja, tapi bisa menghasilkan beragam foto dan video untuk dipilih. Juga ada kemampuan rekam video 8K.
Baca Juga: Teknologi Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra Mirip Huawei P30 Pro?
Untuk konfigurasi kameranya sendiri, masing-masing diberikan 4 unit kamera utama, yakni Ultra Wide 12 MP, Wide Angle 108 MP, Telephoto 48 MP dan kamera DepthVision. Sedangkan kamera depannya 40 MP.
Galaxy S20 Ultra juga memiliki ukuran layar terbesar karena berukuran 6,9 inci Quad HD+ Dynamic Amoled 2X dengan kepadatan piksel 511ppi. Baterai Galaxy S20 Ultra pun paling besar, 5.000 mAh.
Beralih ke Samsung Galaxy S20, ponsel ini mengusung bentang layar 6,2 inci Quad HD+ Dynamic AMOLED 2X dengan kepadatan piksel mencapai 563 ppi.
Tak lupa, ponsel ini juga dilengkapi 3 kamera utama 12 MP, Wide Angle 12 MP, dan Telephoto 64 MP. Sedangkan kamera depan 10 MP. Baterainya 4.000 mAh. Sedangkan opsi RAM 8/12 GB dan ROM 128/512 GB.
Terakhir, Samsung Galaxy S20 Plus memakai layar 6,7 inch Quad HD+ Dynamic AMOLED 2X dengan kepadatan piksel 525ppi.
Kamera utama berjumlah 4, yaitu Ultra Wide 12 MP, Wide Angle 12 MP, Telephoto 64 MP, dan kamera DepthVision atau ToF. Kamera selfienya 10 MP.
Soal daya tahan, ponsel di dipersenjatai baterai 4.500 mAh. Adapun opsi RAM 8/12 GB dan ROM 128/512 GB.
Trio Samsung Galaxy S20 Series dijual perdana pada tanggal 6-8 Maret 2020. Adapun harga Samsung Galaxy S20 dibanderol Rp 12,999 juta, Galaxy S20 Plus Rp 14,499 juta, dan varian tertinggi Galaxy S20 Ultra dijual seharga Rp 18,499 juta.
Samsung Galaxy Z Flip
Di sisi lain, Samsung Galaxy Z Flip mengusung desain clamshell. Ketika dilipat, dimensinya hanya 87,4 x 73,6 x 17,3 mm. Namun ketika dibuka, ukurannya meluas menjadi 167,9 x 73,6 x 7,2 mm. Bobotnya sendiri mencapai 183 gram.
Dengan dimensi seperti itu, ponsel layar lipat ini masih muat untuk dimasukan dalam kantong ataupun tas. Begitu juga ketika ponsel dibuka, masih tetap bisa digenggam.
“Hari ini, kami juga meresmikan Galaxy Z Flip yang akan memperkuat kategori baru smartphone lipat,” ucap Bernard Ang, VP IT & Mobile Business Samsung Electronic Indonesia.
Berkat inovasi Flex Mode, Galaxy Z Flip dapat ditekuk, lalu merekam gambar tanpa tripod atau chatting melalui Google Duo, cukup diletakan di mana saja. Foldable UX membagi dua layar untuk membuka dua aplikasi yang berbeda.
Pengguna Galaxy Z Flip dengan nyaman dapat memilih aplikasi favorit hanya dengan menggeser dari kiri ke kanan layar, lalu memasukan ke dalam Multi-window tray.
Beranjak ke bagian layar, Galaxy Z Flip membawa layar Infinity Flex dengan Samsung Thin Glass (UTG) yang dapat ditekuk, sehingga membuat perangkat lebih ramping.
Samsung juga menggunakan panel Dynamic AMOLED berukuran 6,7 inci berresolusi Full HD+. Untuk menunjukkan ketahanan layar, Galaxy Z Flip masih bisa digunakan meski dalam posisi terbuka 90 derajat. Kemampuan ini didapat setelah Samsung mengembangkan mode flex bersama Google.
Jadi ketika ditekuk, layar secara otomatis terbagi menjadi dua layar 4 inci sehingga pengguna dapat dengan mudah melihat gambar, konten atau video di bagian atas layar, dan mengontrolnya di layar bagian bawah.
Misalnya ketika pengguna membuka aplikasi YouTube, mereka bisa menonton streaming di bagian atas, sedangkan bagian deskripsi dan mengisi komentar di bagian bawah.
Di bagian luar ponsel, terdapat layar mini berukuran 1,06 inci dengan resolusi 116 x 300 pixel. Meski ukurannya kecil, tapi lauar tersebut menggunakan panel Super AMOLED yang terlindungi Gorilla Glass 6.
Layar kecil ini punya fitur always-on display yang berfungsi untuk menampilkan notifikasi, mulai dari tanggal, waktu, status baterai, dan informasi lainnya.
Di balik tampilan luarnya, spesifikasi Samsung Galaxy Z Flip dipersenjatai prosesor Qualcomm Snapdragon 855 Plus Octa-Core 64-bit dengan fabrikasi 7 nm dan kecepatan 2,95 GHz.
Prosesor tersebut juga dikombinasikan dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB. Namun perlu dicatat, ponsel terbaru ini tidak memiliki slot microSD.
Di bagian atas layar, terdapat punch hole yang menjadi tempat bernaung kamera selfie 10 MP. Sedangkan di belakang, terpasang dua kamera dengan komposisi 12 MP, f/1.8, dan 12 MP ultra wide.
Soal daya tahan, Samsung Galaxy Z Flip dibekali baterai 3.300 mAh dengan pengisian cepat 15 Watt. Selain itu, tersemat pula sensor sidik jari di pinggiran bodinya. Konektivitasnya sendiri cukup wah karena punya port USB Type C, NFC dan speaker stereo. Namun, ponsel ini tidak memiliki jack audio 3,5 mm.
Hadir dalam varian warna Mirror Purple dan Mirror Black, Mirror Gold (untuk negara tertentu), dan Thom Browne, harga Samsung Galaxy Z Flip dibanderol Rp. 21.888.000 mulai tanggal 6 Maret 2020 di seluruh Samsung Store.
Berita Terkait
-
Samsung Galaxy Z Flip8 Akan Lebih Tipis dan Ringan
-
Tips Bikin Konten dengan Gemini AI di Galaxy Z Flip7, Manfaatkan Flexwindow
-
Samsung Galaxy Z Flip 7 Resmi Rilis, HP Lipat AI dengan Desain Super Tipis
-
Intip Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Z Flip, Generasi Terbarunya Resmi Meluncur
-
Harga Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Flip 7 yang Resmi Rilis ke Indonesia
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya
-
Vivo Y500i Resmi Meluncur, Baterai 7.200mAh, RAM 12GB, dan Penyimpanan 512GB
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
4 HP HONOR dengan Prosesor Qualcomm Snapdragon: Performa Andal dan Harga Kompetitif
-
Samsung Pamerkan Masa Depan TV Berbasis AI di CES 2026, Siap Ubah Cara Orang Menonton