Suara.com - Stabilitas jaringan internet menjadi salah satu faktor yang menentukan performa saat bermain game mobile online.
Tentunya, pemain akan sulit bermain secara kompetitif jika koneksi internetnya tidak stabil, lag, atau bahkan putus. Karena itu, penggemar mobile game memerlukan jaringan dengan jeda waktu (latency) seminim mungkin.
Mengetahui masalah tersebut, Hutchison Tri Indonesia mengumumkan penggunaan teknologi massive MIMO (Massive Multiple-Input Multiple-Output).
Di atas kertas, teknologi Massive MIMO menggunakan lebih banyak antena baik pada pemancar maupun pada penerima.
Sebagai perbandingan, teknologi SISO menggunakan hanya satu antena, MIMO menggunakan dua atau empat antena, sedangkan Massive MIMO menggunakan mulai dari enam belas antena atau lebih.
Imbasnya, penambahan ini melipatgandakan kapasitas antena dalam menangani lalu lintas data, sehingga dapat menghasilkan koneksi internet yang jauh lebih baik dan cepat.
Salah satu inovasi generasi terbaru dari teknologi MIMO adalah Massive MIMO 32T32R. Sesuai dengan namanya, Massive MIMO 32T32R menggunakan 32 elemen antena pemancar dan 32 elemen antena penerima pada satu Base Transceiver Station (BTS).
Dengan 64 elemen antena pemancar dan penerima, kecepatan unduh, unggah, dan latency dari koneksi internet mendapatkan penyempurnaan yang signifikan seperti pada tabel berikut.
Jeda waktu yang semakin kecil ini tentunya membuat para mobile gamers bisa lebih responsif dan kompetitif ketika bermain.
Baca Juga: Sedih Bayinya Mati, Induk Babon Ini Menggendong Anaknya Selama 10 Hari
“Menurut pengujian internal kami, teknologi Massive MIMO 32T32R meningkatkan kualitas jaringan kami hingga lebih cepat 8x, begitu juga untuk gaming experience, dengan latency 50% lebih cepat meski dalam jam sibuk,” ujar Chief Technical Officer 3 Indonesia Desmond Cheung, melalui keterangan resminya.
“Peningkatan ini digemari oleh pemain mobile games karena membantu mereka untuk bermain dengan lebih kompetitif. Namun, tentunya peningkatan jaringan secara signifikan seperti ini akan bermanfaat pula bagi kegiatan lain seperti video call, streaming video, dan masih banyak lagi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Menuju 5G, Tri Indonesia Gencar Lakukan Fiberisasi Jarigan
-
Tri Indonesia Perluas Jangkauan Internet, Diklaim 8 Kali Lebih Cepat
-
Tri Buka Suara Soal Aturan Main Paket Kuota Internet Unlimited
-
Paket Internet Unlimited Tiga Operator Ini, Mana Lebih Menguntungkan?
-
Soal Ibu Kota Baru Indonesia, Tri: Semoga Terintegrasi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi