Suara.com - Seiring dengan penyebaran virus corona yang makin meluas, masyarakat disarankan menghindari aktivitas di luar rumah maupun tempat umum.
Hal inilah yang mendorong Niantic Labs untuk sedikit memodifikasi peraturan game andalannya, Pokemon Go, agar bisa dimainkan tanpa perlu meninggalkan rumah.
Seperti yang sudah diketahui, Pokemon Go adalah game yang mengajak para pemainnya untuk keluar rumah dan mengunjungi tempat-tempat tertentu agar mendapatkan pokemon baru atau merebut gym milik tim lain.
Lantaran penyebaran virus corona belum mereda, pihak pengembang mendesain ulang sistem game tersebut. Tujuannya adalah agar para pemainnya bisa tetap memainkan Pokemon Go dari dalam rumah, tentunya sampai batas tertentu.
Salah satu perubahan yang dilakukan adalah dengan meningkatkan jumlah habitat Pokemon baru agar pemain tetap bisa menemukan pokemon meski sedang berada di rumah.
Selain itu, Niantic juga memberikan diskon harga item Incense sebesar 99 persen agar pemain bisa menggunakan item itu untuk meningkatkan kemunculan pokemon di sekitarnya, termasuk menambah durasi item tersebut menjadi satu jam.
Dilansir laman Ubergizmo, Minggu (15/3/2020), Niantic Labs juga mengurangi jarak yang dibutuhkan untuk menetaskan telur menjadi setengahnya.
Perlu dicatat, ini hanyalah perubahan secara temporer dan Niantic nantinya akan mengembalikan mekanika game ke normal, tentunya ketika situasi sudah aman dan terkendali.
"Kami membuat perubahan ini berdasarkan situasi kesehatan global saat ini, kami juga mengajak pemain untuk membuat keputusan tujuan mereka dan apa yang mau dilakukan untuk kepentingan kesehatan mereka dan kesehatan orang di sekitarnya," tutup Niantic dalam blog resminya.
Baca Juga: AS Uji Coba Vaksin Virus Corona ke Manusia dalam Hitungan Pekan
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Berita Terkait
-
Mantap, Pokemon Go Hadirkan Fitur Pertarungan Antar Pemain di Seluruh Dunia
-
Pokemon Go Siapkan Fitur Buddy Adventure di 2020
-
Asyik Main Pokemon Go, Gamer Cantik Ini Tewas Terkena Tembak
-
Pokemon Go Tambahkan Peringkat Battle League PvP Tahun Depan
-
Sambut Halloween 2019, Pokemon Go Hadirkan Event Seru
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tecno Spark 50 4G Rilis Global, HP Murah Mirip iPhone Ini Siap ke Indonesia
-
Kritik Manajer Riot Games ke IGRS: Keamanan Rentan, SDM Komdigi Sedikit dan Tak Memadai
-
LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis
-
5 HP Honor 5G Terbaru, Spek Ideal Buat Multistasking Berat dan Produktivitas
-
7 HP POCO RAM 8 GB Kamera Bagus Super Jernih, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP OPPO dengan NFC Termurah, Performa Kencang dan Tahan Banting
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
Jadwal Asteroid Apophis atau 'Dewa Kematian' Melintas Dekat Bumi
-
Data Transaksi Digital Kompleks, Data Center ISC Makin Canggih
-
42 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Daily Gifts Pemain 117 dan 1.000 Rank Up Menanti