Suara.com - Wabah virus corona yang mewabah di beberapa negara di dunia, kebijakan untuk social distancing dan mengurangi kegiatan di luar ruangan dan bertemu banyak orang harus diminimalisir untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.
Bahkan para pekerja dan siswa dianjurkan untuk melakukan kegiatan dari rumah dan sejumlah pertemuan besar ditunda, salah satunya upaara kelulusan.
Acara kelulusan sendiri merupakan bagian besar untuk para siswa usai berjuang dan belajar saat mereka sekolah.
Namun karena virus corona, hal ini tidak memungkinkan untuk dilakukan, namun para siswa di Jepang menemukan cara yang menarik untuk mengatasi hal ini.
Dilansir dari laman Ubergizmo, lulusan dari salah satu sekolah dasar di Jepang bertekad untuk melakukan upacara ini secara virtual di dunia game.
Yap, kamu nggak salah dengar, ide gokil ini mengajak para siswa bertemu di Minecraft untuk menggelar acara kelulusan mereka.
Meski hanya melalui virtual, para siswa ini sangat bersenang-senang mengambil bagian dan mengadakan upacara kelulusan mereka di tengah-tengah virus corona yang melanda.
Salah satu unggahan orang tua siswa di Twitter menarik perhatian netizen, pasalnya mereka bersenang-senang dengan upacara kelulusan via virtual yang tak biasa ini.
''Mereka menghabiskan sepanjang hari online bersama bermain game dan tertawa. Saya senang mereka semua bersenang-senang. Aula pertemuan juga dibuat dengan sangat baik.'' cuitnya pada unggahan video saat anaknya menghadiri acara wisuda di Minecraft.
Baca Juga: Microsoft Hentikan Dukungan Minecraft di Apple TV
Pertemuan online kian populer sejak virus yang berasal dari Wuhan ini juga melanda di beberapa negara di dunia.
Pembatasan acara bertemu fisik banyak yang dibatalkan dan ditunda karena virus corona, bahkan beberapa perusahaan seperti Apple dan Google telah mengumumkan untuk membatalkan acara tahunan yang melibatkan banyak orang dan menggantinya dengan online.
Termasuk di Indonesia, sejumlah gelaran acara yang melibatkan kerumunan dibatalkan dan diganti secara online sejak virus ini juga mewabah di Indonesia, jadi apa tanggapan kamu melihat wisuda melalui Minecraft yang dilakukan siswa Jepang?
Berita Terkait
-
Spesifkasi PC Minecraft Java Edition Naik, RAM 4 GB Tak Lagi Kuat!
-
Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?
-
Euforia Kelulusan: Mengapa Perayaan Boleh, Tapi Penggunaan Gelar Harus Ditahan?
-
Minecraft Dungeons II Siap Hadir Tahun Ini: Sekuel Dungeon Crawler yang Lebih Epik
-
Coret Seragam dan Konvoi Ugal-Ugalan Saat Kelulusan, Apa yang Sebenarnya Dirayakan?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan
-
Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau
-
Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan
-
Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah