Suara.com - Sebuah foto memperlihatkan seorang satpam di Malaysia terduduk berdoa di samping pintu masuk stasiun LRT di Malaysia, ketika negara tersebut tengah dilanda wabah virus corona.
Menyadur dari World of Buzz, gambar pria paruh baya tersebut diambil oleh seorang jurnalis Jahabar Sidiq.
Pria yang masih mengenakan seragam satpam itu tertangkap tengah menelungkupkan kedua tangannya dan duduk menghadap kiblat sembari berdoa.
Jahabar menulis, "Satpam ini duduk di samping pintu masuk/keluar Stasiun LRT Masjid Jamek yang tutup. Dia duduk sendirian, mata terpejam, dalam doa yang sunyi. Menghadap Masjid Jamek di seberang sungai, ke arah kiblat, arah salat atau di mana Ka'bah di Mekah itu berada."
Jahabar menunggu hingga pria itu selesai berdoa di tengah wilayah yang sedang diberlakukan lockdown.
"Tidak ada suara yang keluar dari bibirnya. Matanya, tangannya yang tergenggam, kepalanya sedikit menunduk, memperlihatkan semuanya. Dia kemudian mengusapkan kedua telapak tangan ke wajahnya. Doa berakhir," tambah Jahabar.
Jahabar menjelaskan bahwa pria tersebut adalah seorang satpam yang masih bertugas ditengan wabah corona virus yang melanda seluruh negeri.
Menurutnya, satpam tersebut adalah salah satu pejuang di garis depan yang menjaga Malaysia tetap aman.
"Paling tidak, yang bisa kita lakukan adalah membantu dengan tetap tinggal di rumah, sementara mereka melakukan tugas mereka. Tuhan tidak membunuh banyak orang, virus lah yang membunuhnya," Jahabar menambahkan.
Baca Juga: Baru 2% Kasus Covid-19 Terungkap, Sistem Kesehatan Indonesia Bisa Ambruk
Sementara itu, pemerintah Malaysia telah memberlakukan lockdown sejak 18 Maret lalu.
Semula lockdown akan dilakukan hingga 31 Maret, namun karena penyebaran virus yang masih tinggi, pemerintah setempat memutuskan untuk memperpancang masa lockdown hingga 14 April 2020.
Berita Terkait
-
Gubernur Kalbar Ancam Bakal Sanksi Warganya yang Masih Bandel Keluar Rumah
-
Wabah Corona, Sri Mulyani: Resesi Kemungkinan Negatif Sampai Double Digit
-
Raja Malaysia Serukan Sholat Hajat, Berdoa Agar Wabah Corona Segara Berlalu
-
Suami di Malaysia Lebih Takut Istri Daripada Virus Corona, Ini Buktinya!
-
Sanksi Berat untuk Pelanggar Lockdown di Berbagai Negara
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik