"Akan ada lebih banyak eksploitasi, akan ada lebih banyak permintaan, lebih banyak pengguna dan kemudian lebih banyak video yang diunggah ke situs."
Platform ini memungkinkan siapa saja yang memiliki akun memposting konten. Konten kemudian diperiksa oleh moderator manusia dan teknologi otomatis.
Pakar hak-hak perempuan telah mendesak pemerintah untuk menerbitkan regulasi lebih ketat untuk mengatasi penyalahgunaan online. Dia juga menuduh Pornhub gagal bertindak cukup cepat untuk menghapus konten ketika dilaporkan.
"Karena itu penting bagi pemerintah untuk memberlakukan dan menerapkan undang-undang yang kuat yang memberi tugas peduli pada platform teknologi," kata Tsitsi Matekaire, yang menjalankan program End Sex Trafficking di kelompok hak asasi perempuan Equality Now.
Internet Watch Foundation (IWF), yang mengidentifikasi dan menghapus citra pelecehan seksual anak secara online, mengatakan menemukan 118 kasus pelecehan anak di Pornhub dari 2017-2019 tetapi jumlah ini rendah dan Pornhub dengan cepat menghapus konten ini.
"Setiap hari situs yang Anda dan saya mungkin gunakan sebagai jejaring sosial atau alat komunikasi lainnya, mereka lebih banyak menimbulkan masalah materi pelecehan seksual anak daripada yang dilakukan Pornhub," kata juru bicara IWF Emma Hardy.
Berita Terkait
-
AJI Jakarta Kritik Keras Kemenkomarves yang Menggelar Konpers Tatap Muka
-
Masjid di Depok Ikut Anjuran Pemerintah, Jamaah Sedih Tak Bisa Salat Jumat
-
Banyak Pejabat Jabar Positif Corona, Bupati Purwakarta Ogah ke Luar Rumah
-
Cegah Penularan COVID-19, Bayar Pajak Kendaraan Cukup Secara Online
-
Perangi Pandemi COVID-19, Live Streaming Ini Siap Beri Tips dan Saran
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing
-
15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?
-
iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?
-
Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak
-
4 Pilihan Samsung Galaxy S Series yang Turun Harga 2026, S25 Ultra Anjlok sampai 4 Juta
-
Motorola Razr Fold FIFA World Cup 26 Edition Rilis di Asia, Ada Logo Emas 24 Karat
-
Alat Pelacak Moto Tag 2 Rilis: Pesaing Apple AirTag, Baterai Tahan 600 Hari
-
5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
-
Instagram Luncurkan Instants, Fitur Foto Rahasia Mirip BeReal yang Langsung Masuk DM
-
7 Tablet Murah Rp1 Jutaan Mei 2026, Spek Terbaik untuk Belajar dan Hiburan