Suara.com - Para ilmuwan Belgia dan Amerika di Vlaams Institute for Biotechnology di Ghent menyebut bahwa llama mungkin memiliki antibodi yang efektif dalam mengobati virus Corona (Covid-19).
Hewan sepupu unta yang berbulu tebal ini, disebut memiliki antibodi yang dapat membantu menetralkan infeksi yang mematikan. Antibodi tersebut sebelumnya sudah terbukti efektif dalam melawan penyakit MERS dan SARS, yang disebabkan oleh virus keluarga Corona.
Awalnya, antibodi tersebut pertama kali digunakan dalam penelitian HIV. Para ilmuwan menemukan antibodi dalam tubuh llama yang lebih kecil dari antibodi manusia. Hal tersebut meningkatkan kemungkinan para ahli untuk menjadikannya sebagai vaksin.
Para ilmuwan umumnya menggunakan molekul kecil untuk mengirim obat yang bertugas sebagai pembunuh virus. Kecilnya antibodi llama itu pun dianggap efektif untuk menjadi penghantar obat yang membunuh virus.
Selain llama, seorang ilmuwan asal Korea Selatan melaporkan bahwa musang yang terinfeksi virus Corona (Covid-19) memiliki gejala sangat mirip dengan manusia. Laporan yang disebut dalam jurnal Cell Host & Microbe itu menyebut akan menjadikan musang sebagai hewan percobaan untuk mengevaluasi efisiensi dan pencegahan vaksin pada manusia.
Dilansir laman New York Post, Senin (20/4/2020), seorang ilmuwan dari Universitas Hongkong pun melakukan penelitian serupa kepada hamster Suriah.
Ilmuwan tersebut mengatakan bahwa hamster itu memiliki potensi sebagai hewan percobaan karena memiliki gejala infeksi saluran pernapasan akut di atas dan bawah yang sama dengan manusia ketika terinfeksi virus Corona (Covid-19).
Berita Terkait
-
Waduh! Uji Klinis Vaksin Corona di China Terbengkalai karena Pasien Sedikit
-
Ilmuwan Oxford: Tidak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Akan Jadi Penyembuh?
-
Dituduh Tutupi Skala Kematian Covid-19, China Lakukan Tes Antibodi
-
China Laporkan Kasus Covid-19 Tanpa Gejala, Dokter Jual Obat Corona Palsu
-
Vaksin Virus Corona Covid-19 Ditargetkan Selesai Pertengahan Agustus Ini
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?
-
35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air