Suara.com - Bill Gates telah berbicara tentang penanggapan China terhadap pandemi virus Corona (Covid-19), mengklaim bahwa negara Tirai Bambu itu melakukan banyak hal dengan benar.
Dalam dialog dengan CNN pada akhir pekan, Bill Gates membela penanganan China dan mengkritik hal-hal salah dan tidak adil yang terjadi di Amerika Serikat (AS).
"China melakukan banyak hal pada awalnya, seperti negara mana pun saat virus pertama kali muncul. Mereka dapat melihat ke belakang dan mengatakan di mana mereka melewatkan beberapa hal," katanya dilansir laman Mirror, Selasa (28/4/2020).
Bill Gates menambahkan bahwa respons AS terhadap wabah itu justru ditangani dengan buruk.
"Anda tahu, beberapa negara merespons dengan sangat cepat dan melakukan pengujian, dan mereka menghindari kesulitan ekonomi yang luar biasa. Sangat menyedihkan bahwa AS sebagai yang diharapkan untuk melakukan hal ini dengan baik, justru melakukannya dengan sangat buruk,"tambahnya.
Sementara itu, dalam sebuah wawancara dengan The Times, Bill Gates mengatakan bahwa pandemi Covid-19 adalah 'mimpi terburuknya'. Miliarder itu mengatakan bahwa ia telah mengkhawatirkan dampak pandemi tersebut selama bertahun-tahun.
Bill Gates, yang sebelumnya adalah orang terkaya di dunia, sebelumnya telah memperingatkan tentang kebutuhan dunia untuk bersiap menghadapi krisis kesehatan global.
"Mimpi terburukku menjadi kenyataan," katanya.
Dalam Ted Talk pada 2015, Bill Gates merefleksikan wabah Ebola 2014 dan mengatakan bahwa masyarakat global tidak siap untuk epidemi di masa depan, mendesak negara-negara untuk menyiapkan pasokan dan keahlian.
Baca Juga: Terkunci di Kamar Mandi, Bukan Telepon Minta Tolong Malah....
Miliarder Amerika itu telah mendedikasikan banyak waktunya dalam beberapa tahun terakhir untuk kesehatan masyarakat, melalui karya Bill dan Melinda Gates Foundation.
Menyamakan pandemi Covid-19 dengan perang dunia, kecuali kita semua berada di pihak yang sama, Gates mengatakan bahwa peningkatan nasionalisme pada tahun-tahun sebelumnya tidak membantu.
"Anda berperang dengan para pemimpin yang Anda miliki. Dalam retrospeksi, Anda bisa menilai seberapa baik itu. Sangat sedikit orang yang mendapat nilai A dalam hal apa yang telah mereka lakukan dalam situasi ini," ujar Bill Gates.
Lelaki berusia 64 tahun itu mengatakan bahwa sementara tindakan lockdown telah memiliki efek negatif pada ekonomi di seluruh dunia. Di mana, kegagalan untuk mengambil langkah-langkah dapat mengarah pada "yang terburuk dari kedua dunia.
"Orang-orang bertindak seperti jika kita hanya pergi untuk kekebalan kawanan dan membiarkannya merobek ekonomi akan baik-baik saja tetapi kontrafaktual itu tidak ada. Ekonomi di negara-negara kaya yang mengalami epidemi ini akan sangat mengerikan," tambahnya.
Bill Gates melanjutkan dengan mengatakan bahwa Covid-19 adalah pukulan yang signifikan dalam memperjuangkan keadilan yang lebih besar di seluruh dunia. Pandemi Covid-19 ini kemungkinan akan berdampak secara tidak proporsional terhadap orang-orang di negara-negara berkembang dan orang-orang yang kurang beruntung di negara-negara maju.
Berita Terkait
-
Bill Gates Sebut Penyebaran Virus Corona di Amerika Belum 'Setengah Jalan'
-
Samakan Corona dengan Perang Dunia, Bill Gates: Tak Ada yang Akan Lupa
-
Berbatasan Dengan China, ini Cara Vietnam Atasi Corona Tanpa Kasus Kematian
-
Dituding Membuat Virus Corona, Ini Jawaban Keras Bill Gates
-
Bill Gates Jadi Sasaran Hoaks Virus Corona Paling Banyak
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita