Suara.com - Dari pusat galaksi OJ 287, ilmuwan baru saja menemukan dua lubang hitam supermasif yang menari sambil mengeluarkan flare atau nyala api. Cukup menyeramkan, para ilmuwan justru dibuat takjub dengan penemuan ini.
Penemuan dua lubang hitam supermasif ditemukan berada di salah satu orbit paling ekstrem di alam semesta. Saat ditemukan, dua lubang hitam ini saling berputar satu sama lain di pusat galaksi.
Mengutip BBC, pusat galaksi OJ 287 merupakan inti galaksi aktif yang bervariasi dan diketahui sudah seabad lamanya memperlihatkan cahaya menyala dari dua lubang hitam supermasif.
Inti OJ 287 dipercaya begitu kuat jika dibandingkan dengan galaksi lainnya. Terbukti, galaksi ini memiliki dua lubang hitam supermasif sekaligus yang memiliki 150 juta kali massa Matahari.
Bisa bayangkan seberapa besar massa dua lubang hitam supermasif ini? Lubang hitam di galaksi Bima Sakti bahkan hanya memiliki 4 juta massa Matahari.
Dipantau secara berkala, para ilmuwan bersyukur dapat melihat interaksi antara dua lubang hitam supermasif di galaksi OJ 287 ini.
Para ilmuwan percaya bahwa salah satu lubang hitam yang lebih besar memiliki permukaan yang lebih halus melihat dari efek lengkungan pada wujud lubang hitam tersebut.
Dua lubang hitam supermasif di galaksi OJ 287 ini berada sekitar 3,5 miliar tahun cahaya dari Bumi. Diketahui, dua lubang hitam supermasif ini biasanya menari sebanyak dua kali dalam 12 tahun.
Nyala api atau flame yang keluar dari dua lubang hitam supermasif ini diprediksi merupakan fenomena saat cakram gas dan debu saling bertabrakan memanaskan material yang muncul dari suhu tinggi.
Baca Juga: Ferdian Paleka Dikutuk Artis, Anak Vanessa Angel Kena Fitnah
Fenomena langka ini ditangkap oleh teleskop inframerah Spitzer milik NASA. Ilmuwan mengaku dibuat terkejut saat memerika Spitzer dan menemukan dua lubang hitam supermasif yang menari sambil mengeluarkan nyala api ini.
Menjadi penemuan yang menakjubkan, para ilmuwan bertekad untuk terus melakukan pengamatan pada galaksi OJ 287 dengan harapan menemukan banyak fenomena lain layaknya dua lubang hitam supermasif yang menarik dari pusat galaksi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Fitur Galaxy AI Terbaru 2026
-
Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke LN Gegara Pajak Besar, Begini Respons Ditjen Pajak
-
Cara Mematikan MSA Xiaomi untuk Hilangkan Iklan dan Atasi Lemot
-
Viral Ditodong 'Kurang Bayar' Pajak, Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Luar Negeri
-
52 Kode Redeem FF Terbaru 26 Februari 2026, Ada Gloo Wall dan Incubator Voucher
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 Februari 2026: Ada Pemain 117, Gems, dan Rank Up
-
Plat D Trending, Ini Kronologi Calya Lawan Arus Hampir Lindas Driver Ojol di Jakpus
-
Harga Laptop AI Murah 2026 Turun Drastis! Axioo Hype AI 5 Resmi Rilis, Pakai Intel Core Ultra
-
Epson: Teknologi Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Cetak Tekstil Asia Tenggara
-
Kaspersky Bongkar Modus Phishing Google Tasks 2026: Pakai Notifikasi Resmi, Curi Akun Perusahaan