Suara.com - Penelitian baru menunjukkan bahwa tidak seperti di film-film, terutama Jurassic Park, raptor tidak berburu secara berkelompok. Bukti baru menunjukkan bahwa predator prasejarah berburu sendirian, mirip dengan komodo modern atau buaya.
Joseph Frederickson, ahli paleontologi vertebrata dan direktur Weis Earth Science Museum di kampus Universitas Wisconsin Oshkosh Fox Cities, mengatakan bahwa dinosaurus raptorial sering ditampilkan sebagai berburu dalam berkelompok yang mirip serigala.
"Namun, bukti perilaku ini tidak sepenuhnya meyakinkan. Karena kita tidak dapat menyaksikan dinosaurus ini berburu sendiri, kita harus menggunakan metode tidak langsung untuk menentukan perilaku mereka dalam kehidupan," katanya dilansir laman Metro.co.uk, Minggu (10/5/2020).
Gagasan berburu raptor datang dari ahli paleontologi John Ostrom. Ostrom menggambarkan dinosaurus sebagai perjalanan secara berkelompok dan menggunakan kerja tim untuk mengalahkan mangsa yang jauh lebih besar.
"Masalah dengan gagasan ini adalah bahwa dinosaurus hidup (burung) dan kerabat mereka (buaya) biasanya tidak berburu dalam kelompok dan jarang berburu mangsa yang lebih besar daripada mereka sendiri," jelas Frederickson.
"Lebih jauh, perilaku seperti berburu berkelompok tidak menjadi fosil sehingga kita tidak dapat langsung menguji apakah hewan benar-benar bekerja bersama berburu mangsa," tambahnya.
Dia dan timnya sekarang mengusulkan raptor berperilaku lebih seperti komodo modern atau buaya, di mana individu dapat menyerang mangsa yang sama tetapi tidak secara terkoordinasi.
"Kami mengusulkan dalam penelitian ini bahwa ada korelasi antara berburu berkelompok dan diet hewan saat mereka tumbuh," kata Frederickson.
Frederickson mencatat bahwa hewan yang berburu dalam kelompok tidak memiliki makanan yang beragam.
Baca Juga: Innalillahi, Bocah Meninggal Gegara Covid-19 Baru?
"Jika kita dapat melihat diet raptor muda versus raptor tua, kita dapat membuat hipotesis untuk apakah mereka berburu dalam kelompok. Isotop karbon dan oksigen yang stabil digunakan untuk mendapatkan gagasan tentang sumber makanan dan air untuk hewan-hewan ini. Kami juga melihat buaya dan dinosaurus herbivora dari formasi geologi yang sama," jelas Frederickson.
Para ilmuwan menemukan bahwa buaya Cretaceous, seperti halnya spesies modern, menunjukkan perbedaan dalam diet antara gigi terkecil dan terbesar, yang mengindikasikan transisi berbeda dalam diet saat mereka tumbuh.
"Inilah yang kami harapkan untuk seekor hewan di mana orang tua tidak menyediakan makanan untuk anak mereka. Kita juga melihat pola yang sama di raptor, di mana gigi terkecil dan gigi besar tidak memiliki nilai isotop karbon rata-rata yang sama, yang menunjukkan mereka makan makanan yang berbeda. Ini berarti anak tidak diberi makan oleh hewan dewasa, itulah sebabnya kami percaya Jurassic Park salah tentang perilaku raptor," beber Frederickson.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Sebut Wabah Terburuk dalam Sejarah, Tidak Separah Diperkirakan
-
Ilmuwan Ungkap Penyebab Gelapnya Gerhana Bulan 1.000 Tahun Lalu
-
Ilmuwan Ungkap Misteri Penyebab Ledakan Terbesar di Dunia
-
Ilmuwan Kembangkan Antibiotik Baru untuk Infeksi Paru karena Covid-19
-
Ilmuwan Temukan Keanehan pada Matahari
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
24 Kode Redeem FF 18 Januari 2026, Bocoran Skin Tinju Yuji Itadori
-
22 Kode Redeem FC Mobile 18 Januari 2026, Zico 117 Overpowered Menantimu
-
5 HP dengan Kamera Stabilizer OIS Harga Rp1 Jutaan, Jagonya Foto dan Video
-
MediaTek Ungkap Cara Agentic AI Mempermudah Kehidupan dan Produktivitas
-
Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A07 5G, Apa Beda dari Series 4G?
-
7 HP Vivo dengan Kamera Jernih untuk Foto Keluarga, Mulai dari Rp1 Jutaan
-
MediaTek Dimensity 9500s dan Dimensity 8500, Hadir Membawa Teknologi AI dan Ray Tracing Unggulan
-
Pesawat ATR 42-500 Buatan Mana? Cek Spesifikasi Lengkapnya
-
5 Rekomendasi Tablet Spek Laptop untuk Kerja, Ringkas Dibawa ke Mana Saja
-
9 HP Murah Baterai 6000 mAh, Spek Anti Lowbat Cocok Buat Jangka Panjang