Suara.com - Kapal tempur milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Nevada (BB-36) ditemukan di Samudera Pasifik setelah karam selama lebih dari 70 tahun. Kapal itu terletak sekitar 120 kilometer barat daya Pearl Harbor.
USS Nevada digunakan di kedua Perang Dunia. Setelah melindungi kapal-kapal pasokan di Irlandia selama Perang Dunia I, Nevada adalah salah satu kapal yang terperangkap ketika Jepang menyerang Pearl Harbor pada Perang Dunia II. Namun, kapal itu berhasil melarikan diri dan disebut sebagai "satu-satunya cahaya pada pagi yang gelap dan menyedihkan".
Ketika akhir Perang Dunia II, Angkatan Laut memutuskan bahwa Nevada terlalu tua untuk diperhatahannya sehingga mereka menugaskannya untuk menjadi kapal target dalam percobaan atom di Bikini Atoll pada Juli 1946.
Kapal Nevada pada akhirnya tenggelam di musim panas 1948 di Pasifik oleh Amerika Serikat yang menggunakan kapal itu sebagai sasaran latihan.
Meskipun para ahli tahu koordinat kasar di mana kapal itu tenggelam, puing-puingnya belum ditemukan selama hampir 72 tahun. Proyek baru-baru ini yang dilakukan oleh SEARCH, sebuah perusahaan arkeologi swasta, dan perusahaan robotik kelautan Ocean Infinity berhasil mengidentifikasi kapal karam tersebut.
Dengan menggunakan kendaraan bawah air otonom, Nevada ditemukan pada kedalaman lebih dari 4.700 meter.
"Nevada adalah kapal ikonik yang berbicara tentang ketahanan dan keras kepala Amerika," ucap Dr James Delgado, wakil presiden senior SEARCH, seperti dikutip laman IFL Science, Rabu (13/5/2020).
Menurut Delgado, Nevada tidak hanya mengingatkan pada peristiwa masa lalu tetapi juga orang-orang yang menerima tantangan dalam membela Amerika Serikat dalam dua perang global.
Baca Juga: Resmi Melucur di Beijing, Harga Poco F2 Pro Mulai Rp 8 Juta
Berita Terkait
-
Terungkap Pesan Terakhir Tentara Nazi Sebelum Kemenangan Eropa di PD II
-
Kisah Ruth Hensinger, Bikin Gaun Pengantin dari Parasut Perang Dunia II
-
Misterius, 6 Fakta Desa Hantu di Inggris yang Jadi Area Berlatih Perang
-
Menengok 4 Situs Peninggalan Perang Dunia II yang Ada di Indonesia
-
Berani Menjajal Keangkeran Kamp Konsentrasi Eks PD II Ini?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Xiaomi Smart Steam Air Fryer 7L Siap Rilis, Kontrol Memasak Canggih lewat HyperOS
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 April 2026: Hadiah OVR Tinggi, Gems, dan Kompensasi Bug
-
HP Infinix Apa yang Kameranya Bagus? Ini 5 Rekomendasi dengan Harga Termurah
-
Berapa Harga HP Nokia Jadul Sekarang? Simak Daftar Harganya di Sini
-
Harga RAM Naik, Intel Pastikan Inovasi Tak Terhambat
-
Game Star Trek Resurgence Dihapus dari Toko Digital, Lisensi Berakhir
-
75 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 April 2026: Raih M1014 Laut Ganas, AK47, dan VSK94
-
Terpopuler: 7 HP Realme dengan NFC Termurah 2026, Tecno Siap Rilis HP Murah Mirip iPhone
-
7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag
-
Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?