Suara.com - Cuaca buruk menjadi penyebab NASA melakukan penundaan peluncuran pesawat awak pada Rabu (27/5/2020). Namun nyatanya ada sesuatu yang baru bersembunyi di Kompleks Peluncuran 39A Kennedy Space Center NASA di Florida.
Cukup menyeramkan, pasalnya NASA menemukan buaya yang "tersasar" berada di landasan peluncuran. Badan antariksa itu kemudian memanggil Frank Robb, seorang agen penangkap buaya.
"Buaya itu melintasi gerbang keamanan, dan berjalan ke sekitar lokasi. Hanya jalan-jalan. Saya pikir dia ingin pergi ke luar angkasa secara pribadi," kelakar Frank Robb, dalam sebuah pernyataan kepada WGN News dan dikutip melalui IFL Science pada Sabtu (30/5/2020).
Untungnya, buaya yang ingin ke luar angkasa itu segera ditangkap. Namun sebagai catatan, kehadiran buaya sendiri tidak asing di kompleks peluncuran pesawat luar angkasa. Pusat peluncuran ini berbagi perbatasan dengan Suaka Margasatwa Nasional Pulau Merritt, yang menampung lebih dari 330 spesies burung asli dan bermigrasi, 25 spesies mamalia, 117 ikan, dan 65 spesies amfibi dan reptil.
Saluran drainase dan sistem perairan di Kennedy Space Center kemungkinan menjadi jalur buaya hingga sampai di lokasi peluncuran. Buaya itu ditemukan oleh karyawan NASA yang berjalan menyusuri jalan yang dijuluki "Gator Walk".
Dan sebagai catatan, kejadian buaya nyasar ini bukan yang perdana. Pada 2009, seekor buaya juga benar-benar menghentikan pesawat ulang-alik luar angkasa STS-127 misi Endeavour dalam perjalanan menuju lepas landas saat latihan.
Frank Robb juga pernah terlibat dalam proyek medis untuk mengambil darah buaya di Kennedy Space Center dalam rangka membantu mengembangkan obat antivirus dan antibakteri untuk manusia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan