Suara.com - Sebagian masyarakat masih melakukan aktivitas dari rumah saat pandemi Covid-19. Hal ini bukanlah menjadi kendala bagi mereka yang ingin menambah keahlian dan nilai lebih, karena bisa dilakukan melalui aplikasi video conferencing online.
UMeetMe merupakan aplikasi video conferencing buatan anak bangsa yang menggelar kelas online, dengan nama #60MenitYangProduktif. Aplikasi ini diharapkan mampu membuat penggunanya semakin produktif.
Aplikasi video conferencing milik Telkom tersebut mampu memfasilitasi interaksi audio visual yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, sehingga bisa digunakan untuk menggelar kelas online dengan konten yang beragam.
"Nantinya, para peserta kelas online diharapkan dapat memahami cara penggunaan UMeetMe dan dapat menggunakannya untuk keperluan sendiri," ujar Riza Agung Nugraha Rukmana, Operational Vice President Group of Digital of Digital Business Performance & Tribe Telkom.
Program kelas online yang berlangsung sejak Mei lalu sampai Agustus 2020 ini melibatkan banyak pihak. Tak hanya ratusan peserta, tapi juga tokoh dari berbagai keahlian dan disiplin ilmu, terutama yang memiliki banyak pengaruh terhadap masyarakat.
Mereka terdiri dari seniman, instruktur olahraga, pemuka agama, sampai disiplin ilmu khusus. Hal ini sesuai dengan aplikasi UMeetMe, yang bisa digunakan oleh siapa saja.
UMeetMe dapat digunakan oleh masyarakat luas, mulai dari anak sekolah, pekerja kantor, keluarga, ibu rumah tangga, atau siapapun yang membutuhkan kolaborasi melalui audio visual. Tidak heran jika konten pada program belajar online ini pun dibuat sangat beragam.
Berita Terkait
-
Kondisi Perekonomian Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19
-
Mensos : Hadapi Covid-19, Indonesia Perluas Bansos bagi Rakyat Miskin
-
Dokter Reisa: Jaga Jarak Turunkan Penularan Corona hingga 85 Persen
-
Pelaku Wisata Diharapkan Bisa Tingkatkan Daya Saing Pasca Covid-19
-
Uni Eropa Sebut China di Belakang Gelombang Disinformasi Covid-19
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi