Suara.com - Tak asing lagi jika Apple Watch sudah menolong banyak nyawa dengan fitur pendeteksi detak jantung dan jatuh. Tak hanya sekali, banyak sekali yang membuktikan kecanggihan perangkat ini.
Fitur tersebut bekerja cukup baik, seperti yang dilaporkan dari KETV, seorang petani berumus 92 tahun tertolong berkat perangkat besutan Apple.
Petani dari Grant, Nebraska tersebut berterima kasih pada Apple Watch yang telah menyelamatkan hidupnya.
Dilansir dari laman Ubergizmo, saat kejadian, petani tersebut tengah memanjat tangga untuk mengamankan tong gandum dari merpati. Namun sayangnya ada hembusan angin kencang yang mendorong tangga.
Hal ini menyebabkan petani tersebut terjatuh dari tangga setinggi 21 kaki ke tanah.
Pada waktu kejadian, ia sendirian dan tak ada yang bisa membantnya. Lantas fitur Apple Watch dengan fitur pendeteksi jatuh bekerja dan memanggil bantuan pemadam kebakaran sukarelawan.
Beruntungnya, petani tersebut berhasil dilarikan ke rumah sakit, ia lantas didiagnosa patah tulang pinggul dan patah tulang lainnya akibat dari jatuh tersebut.
Fitur ini rupanya sangat bermanfaat karena telah menyelamatkan banyak nyawa, seperti yang dilaporkan beberapa waktu lalu fitur ini juga menyelamatkan seorang pria yang jatuh pingsan dan berhasil memanggil 911.
Fitur pendeteksi yang teradapat di Apple Watch saat ini diaktifkan secara default untuk pengguna yang berusia 65 tahun atau lebih.
Baca Juga: Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 Berisiko Terinfeksi DBD, Ini Penyebabnya
Namun, jika kamu ingin fitur tersebut tetap menyala, kamu bisa mengatifkan fitur pendeteksi jatuh di Apple Watch.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo