Suara.com - Google telah memperbarui Google Photos, aplikasi penyimpanan dan pengelolaan foto, yang sekarang dibuat lebih simpel dan mudah untuk mencari foto kenangan lama.
Pembaruan ini merupakan perubahan desain pertama sejak Google Photos diluncurkan lima tahun lalu dan sudah digunakan lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia.
"Kami meluncurkan Google Photos yang dirancang ulang, berfokus pada ingatan Anda, untuk membantu Anda menemukan dan menghidupkan kembali saat-saat paling berharga Anda," kata David Lieb, Product Director Google Photos, dikutip Sabtu.
Selain memperbarui tampilan, Google juga mengubah logo Google Photos menjadi lebih atraktif. Google mengubah desain Photos menjadi lebih sederhana, membuat foto dan video lebih menonjol, dengan tiga bilah (tab) utama sebagai berikut:
Photos
Seperti biasa, tab utama berisi semua foto dan video Anda, tetapi sekarang Anda akan melihat gambar mini yang lebih besar, video yang diputar secara otomatis, dan lebih sedikit ruang putih di antara foto. Di bagian paling atas, Anda juga akan melihat menu Memories yang lebih besar.
Search
Google menempatkan pencarian di bagian depan dan tengah untuk memberi Anda akses cepat ke orang, tempat, dan hal-hal yang paling penting bagi Anda. Anda juga akan menemukan tampilan peta interaktif baru.
Library
Perpustakaan berisi tujuan paling penting di keranjang foto, seperti Album, Favorit, Sampah, Arsip, dan banyak lagi. Pengguna selalu dapat mengakses konten yang Anda bagikan dengan mengetuk tombol "percakapan" di sudut kiri atas.
Pengalaman Google Photos yang baru dan disederhanakan ini diluncurkan dalam minggu depan di Android dan iOS.
Baca Juga: Google Akan Hapus Riwayat Pengguna Secara Otomatis setelah 18 Bulan
Berita Terkait
-
AI sebagai Kompas Inovasi: Bagaimana Google Gemini Ubah Cara Anak Indonesia Belajar dan Berkreasi
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim