3. Memiliki masa lalu yang gelap
Menjadi bangunan keagaman utama di Istanbul, Hagia Sophia selalu terpengaruh ketika kota diambil alih oleh penjajah. Bangunan itu pernah digeledah dan dinodai oleh tentara salib selama Perang Salib ke-4 dan kemudian oleh Ottoman selama invasi mereka ke Konstantinopel pada 1481.
Saat ini, Hagia Sophia menjadi bukti sejarah panjang dan kehadirannya di sepanjang perubahan yang telah dilalui Istanbul. Daya tarik lainnya adalah makam-makam Sultan Ottoman yang terletak di bangunan bersejarah di sebelah museum.
4. Sebelum menjadi masjid, Hagia Sophia adalah gereja dan katedral Katolik Roma
Bangunan asli di situs itu adalah sebuah gereja, tetapi diubah menjadi katedral Katolik Roma saat Konstantinopel diduduki oleh tentara salib selama Perang Salib ke-4. Hagia Sophia kemudian diubah kembali menjadi gereja Eastern Orthodox pada 1261.
5. Hanya dikonversi menjadi masjid di abad ke-15
Setelah invasi Ottoman pada 1481, Sultan Mehmet II menyatakan bahwa bangunan itu akan diubah dari gereja menjadi masjid. Konversi ini telah terjadi selama berabad-abad, dimulai dengan perlengkapan seperti memasang menara dan pembangunan madrasah di dalam kompleks.
Pada 1847, renovasi yang dilakukan di bawah Sultan Abdulmecid memasang cakram bundar raksasa yang ikonik, yang masih dapat dilihat hingga saat ini. Cakram itu bertuliskan nama-nama Allah, Nabi Muhammad, empat khalifah pertama, dan dua cucu Nabi yaitu Hasan dan Hussain.
6. Salah satu contoh terbesar dari arsitektur Bizantium
Baca Juga: Dikecam Karena Mau Diubah Jadi Masjid, Ini Sejarah Panjang Hagia Sophia
Pada saat dibangun, Hagia Sophia dianggap sebagai keajaiban arsitektur dan banyak gereja neo-Bizantium serta masjid-masjid Utsmani telah dimodelkan di atasnya.
Interiornya yang berdekorasi mewah dengan dinding-dinding yang dilapisi mosaik dan pilar marmer yang menjulang merupakan ciri khas gaya dan kemegahan Bizantium.
Selain itu, kubah Hagia Sophia juga menjadi salah satu yang membuatnya terkenal di dunia hingga saat ini. Kubah utama memiliki ketinggian 55,6 meter di atas lantai dengan diameter berkisar antara 31,24 hingga 30,86 meter.
7. Mosaik dan lukisan dinding pernah ditutup
Para penguasa Bizantium menghiasi interior bangunan dengan mosaik dan lukisan dinding yang menggambarkan adegan dan tokoh-tokoh Alkitab, seperti Yesus, Maria, orang-orang kudus, rasul, dan bahkan kaisar Bizantium.
Setelah Ottoman menaklukan Konstantinopel, mereka menutupi lukisan dinding dan mosaik dengan kapur dan plester karena Islam tidak mengizinkan karya ikonoklastik yang memuja penggambaran tokoh dan gambar.
Kemudian pada 1930, dilakukan penggalian dan renovasi yang menemukan mosaik dan artefak tersebut. Beberapa relief marmer tertua yang berasal dari abad ke-6 masih ada sampai sekarang. Itu menggambarkan 12 anak domba.
8. Diubah menjadi museum pada 1935
Di bawah kepemimpinan Presiden Ataturk, Hagia Sophia diubah menjadi museum untuk publik dan dibuka kembali pada Februari 1935. Interior di dalamnya telah membersihkan kapur dan plester untuk memamerkan mosaik dan dekorasi marmer asli.
Menariknya, saat ini Hagia Sophia juga menjadi "rumah" bagi seekor kucing bernama Gli yang memiliki arti Persatuan Cinta. Kucing ini lahir di Hagia Sophia pada 2004 dan telah menjadi "penjaga keamanan" bersama dengan saudara perempuannya bernama Kizim. Gli terkadang terlihat tidur siang atau berkeliaran di dalam bangunan.
Hagia Sophia adalah salah satu bangunan yang paling banyak dikunjungi di Turki saat ini. Pada 2006, sebuah ruang beribadah bahkan dialokasikan untuk digunakan oleh umat Kristen dan Muslim.
Sejak 2013, azan juga dikumandangkan dari salah satu menara dua kali setiap sore. Meskipun memiliki masa lalu yang dipenuhi perang dan kegelapan, Hagia Sopia menjadi bukti dan pengingat hari ini akan sejarah Istanbul dengan akar agama yang beragam.
Berita Terkait
-
Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Erdogan: Hormati Keputusan Kami
-
Turki Jamin Hagia Sophia Akan Selalu Jadi Warisan Dunia
-
Keputusan Hagia Sophia Jadi Masjid Dikecam Dunia, Presiden Erdogan Cuek
-
Emirate Arab Sesalkan Turki Tetapkan Hagia Sophia Jadi Masjid
-
Dikecam Karena Mau Diubah Jadi Masjid, Ini Sejarah Panjang Hagia Sophia
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Dolar Melejit, Ini 5 HP Paling Worth It di 2026: Ada yang Cuma Rp1 Jutaan
-
Update Harga HP Baru Rilisan 2026 dari Berbagai Merek, Mulai Rp1 Jutaan
-
23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Spesial Akhir Pekan Banjir Rank Up Koin
-
38 Kode Redeem FF Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Cepat SG2 Golden dan MP40 Cobra
-
Terpopuler: HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik, Fenomena Langka Blue Moon pada 31 Mei 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak