Suara.com - Semakin canggihnya konsol dan gadget membuat anak-anak perkotaan zaman mulai melupakan mainan tradisional. Generasi 90-an, generasi 80-an, hingga generasi jadul di atasnya pernah merasakan asyiknya membuat tradisional seperti meriam bambu.
Akun fanspage Rakyat +62 membagikan sebuah meme dengan caption bertuliskan "Jadi kangen masa lalu".
Meme tersebut memperlihatkan serunya anak-anak ketika bermain perang-perangan.
Terlihat salah seorang bocah yang mencoba menyalakan meriam bambu yang ada di depannya.
Meme tersebut juga memiliki caption bertuliskan "Bukan sembarang permainan, ini wajib militer pas gue masih kecil".
Bagi remaja di pedesaan, meriam bambu masih cukup familiar terutama ketika bulan puasa atau menjelang Idul Fitri.
Namun di daerah perkotaan, sangat jarang anak-anak yang mengenal meriam bambu serta memainkannya.
Mainan tradisional ini sangat menarik karena dapat menghasilkan suara mirip ledakan meriam.
Bahkan suaranya bisa menggantikan petasan besar dan bisa disulut berulang kali asalkan bambu tidak pecah.
Baca Juga: TV Sampai Berdebu, Rental PS2 Ini Bikin Gamer Nostalgia
Meriam bambu mempunyai beberapa sebutan berbeda di berbagai daerah yaitu mercon bumbung, long bumbung (Yogyakarya, Jawa Tengah, Jawa Timur), badia batuang (Minangkabau), te’t beude trieng (Aceh), bebeledugan (Jawa Barat), bunggo (Sulawesi), dan masih banyak sebutan lainnya.
Seseorang harus melubangi rongga bambu menggunakan linggis agar suara ledakan terdengar sempurna. Pangkal bambu juga harus diberi lubang (sebagai tempat penyulut), kira-kira 10 hingga 15 sentimeter dari bawah.
Meriam bambu harus diisi "bahan bakar" berupa minyak tanah atau karbit.
Anak-anak dan remaja yang menggunakan mainan bambu harus hati-hati karena mereka bisa terkena luka bakar apabila terlalu dekat dengan lubang letusan.
Meme meriam bambu di atas menarik perhatian netizen setelah mendapatkan lebih dari 3.600 Like dan puluhan komentar.
Bikin nostalgia, postingan juga telah dibagikan lebih dari 109 kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Apa Itu Coretax? Ini Pengertian dan Panduan Lengkap Aktivasi Akun
-
5 Smartwatch Rp300 Ribuan dengan Sensor Kesehatan Lengkap
-
4 Pilihan HP Tecno RAM Besar di Bawah Rp1,5 juta, Terbaik untuk Multitasking Harian
-
Oppo Reno 15 Series Siap Gebrak Tanah Air, Kamera Depan Ultra-Wide dan AI Popout Jadi Andalan!
-
18 Kode Redeem FC Mobile 16 Januari 2026, Jaminan Pemain Pool A dan Tips Hemat Permata
-
34 Kode Redeem FF 16 Januari 2026, Cek Strategi Diskon 80 Persen di Event Relay Mart
-
9 Tablet Snapdragon RAM 8GB Termurah, Performa Ngebut Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
7 Rekomendasi Smartwatch Lari Anti Air Terbaik, Fitur Lengkap Mulai Rp300 Ribuan!
-
Registrasi SIM via Biometrik, Warga Bisa Terancam Kehilangan Hak Komunikasi
-
5 Rekomendasi Smartwatch Diskon hingga 40 Persen di Eraspace, Ada yang Jadi Rp1 Jutaan