Suara.com - Sony kabarnya akan segera membuka pemesanan atau pre-order PS5, konsol game andalannya yang bernama lengkap Play Station 5. Ini diketahui setelah seorang pengguna forum online game Resetera memeriksa website resmi PlayStation Store.
Pengguna forum online itu menemukan, setelah memeriksa JavaScript website PlayStation Store, bahwa pemesanan PS5 sudah disiapkan. Tapi kabar buruknya, penjualan konsol itu akan dibatasi.
Sony kabarnya hanya akan mengizinkan satu orang untuk membeli satu PS5. Tidak lebih. Ini terlihat dari pengaturan dalam website PlayStation Store, demikian dilansir Gamerant, Senin (20/7/2020).
Ketika konsumen mencoba menambah unit PS5 ke dalam keranjang belanja, akan muncul notifikasi dan peringatan: konsumen tak bisa melanjutkan ke halaman pembayaran.
Sebaliknya, ketika konsumen hanya memilih satu PS5, ia dapat meneruskan pembayaran tersebut. Hal ini pun berlaku untuk semua tipe, baik digital ataupun versi dengan Disc Player.
Terkait aturan ini, Sony memang belum memberikan pernyataan resminya. Sony diduga membatasi pemesanan PS5 untuk menjaga agar konsol itu tersedia merata sehingga mencegah praktik ambil untung dengan memanfaatkan permintaan tinggi.
Sony mungkin tidak menginginkan kejadian penjualan PS5 serupa dengan PS4. Seperti yang diketahui, ketika penjualan PS4 dibuka, harga konsol ini melambung tinggi di pasaran.
Hal ini disebabkan oleh banyaknya penimbun yang memesan konsol ini dalam jumlah yang banyak, sehingga ketersediaan produk di pasaran menjadi langka.
Baca Juga: Berkat DualSense, Game PS5 Diklaim Terasa Semakin Hidup
Berita Terkait
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Buru Nama Besar! Kejagung Fokus Bedah 'Nyanyian' Sony Sanjaya di Korupsi MBG
-
Sikat 'Tangan Kanan' Sony Sanjaya! Asep Yusuf Ditetapkan Tersangka usai Akali Jatah Dapur MBG
-
Siapa 26 Tokoh Terlibat Korupsi MBG? Elza Syarief: Masih Tunggu Izin Sony Sonjaya
-
Sony Sonjaya Ajukan JC, LPSK Masih Tunggu Permohonan Perlindungan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN