Suara.com - Pandemi virus Corona (Covid-19) tidak hanya berdampak pada bidang kesehatan, tetapi juga Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Survei terbaru dari yang dilakukan Facebook dan Bank Dunia serta Organisasi Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), selama enam bulan melihat bagaimana pelaku UKM melakukan penyesuaian dalam menghadapi krisis.
"Skala tantangan yang dihadapi oleh para pelaku UKM saat ini begitu besar. Awalnya, kami melihat adanya gambaran yang lebih cerah dari laporan ini. Ternyata, setelah melakukan survei kepada lebih dari 30.000 pelaku UKM di lebih dari 50 negara, kami menemukan mereka begitu terpukul dan sangat membutuhkan bantuan," kata Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik untuk Facebook Indonesia dalam webinar, Kamis (23/7/2020).
Survei juga menunjukkan bahwa 50 persen pelaku UKM di Indonesia yang menggunakan platform Facebook, telah mengurangi jumlah karyawan akibat dampak pandemi Covid-19.
Dari sisi pendapatan, survei mengungkapkan 53 persen bisnis UKM di Indonesia yang menggunakan platform Facebook melaporkan penjualan dalam 30 hari terakhir lebih rendah dari tahun sebelumnya pada periode yang sama.
Selain itu, survei Facebook menunjukkan sebesar 15 persen pelaku UKM di Indonesia mengaku bahwa pengaturan arus kas akan menjadi tantangan berat dalam beberapa bulan ke depan.
Tren belanja orang-orang di masa pandemi pun berubah, dengan lebih banyak orang melakukan transaksi secara online. Karena itu, pelaku bisnis juga harus melakukan upaya untuk beradaptasi dengan mengalihkan operasi bisnis ke platform digital.
Di Indonesia, 56 persen bisnis kecil dan menengah yang menggunakan platform Facebook melaporkan lebih dari 25 persen penjualan terjadi di platform digital.
Aktivitas jual-beli di platform Facebook bukanlah hal baru. Selama lebih dari 15 tahun, Facebok membangun komunitas dengan menghubungkan orang-orang dengan keluarga, teman, dan bisnis yang disukai. Melalui hubungan ini, kegiatan jual-beli yang digerakkan oleh komunitas muncul secara alami.
Tugas Facebook sebagai platform adalah untuk meningkatkan aktivitas tersebut agar para pelaku UKM dan pengguna Facebook, mendapatkan pengalaman lebih nyaman ketika melakukan jual-beli, memudahkan pelaku UKM untuk menjual barang, dan lebih aman bagi semua pihak yang terlibat dalam proses transaksi tersebut.
Baca Juga: Pakar Siber: TikTok Tak Lebih Bahaya dari Media Sosial Facebook
Facebook terus berkomitmen untuk memperkuat aktivitas jual-beli yang digerakkan oleh komunitas dan membangun solusi untuk membantu pelaku usaha di ranah digital.
Berita Terkait
-
Disebut Bikin Kesepakatan dengan Donald Trump, Mark Zukerberg Jawab Begini
-
Cara Mengunduh Video di Facebook
-
Gereget! Beredar Foto Badan Anti Riba Buka Kantor Persis di Sebelah Bank
-
Pakai Tabir Surya Begini saat Selancar, Mark Zuckerberg Diejek Mirip Joker
-
Cara Menghapus Postingan Lama di Facebook secara Massal
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
Terkini
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
7 Tanaman Penyerap Energi Negatif Menurut Feng Shui, Bisa Bawa Hoki
-
4 Cushion Tahan 12 Jam Tidak Luntur untuk Kerja Kantoran Sesuai Review dan Harga
-
5 Sepeda Lipat United Termurah yang Nyaman dan Praktis untuk Jangka Panjang
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara
-
Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
-
Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200