Suara.com - Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Agung Harsoyo menilai rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan membuat Peraturan Daerah tentang Jaringan Utilitas berpotensi menambah beban kepada operator telekomunikasi di masa pandemi.
"Akibat pandemi saat ini beban operasional penyelenggara jaringan dan operator telekomunikasi mengalami peningkatan yang signifikan. Meski traffic data mengalami kenaikan, namun saat ini banyak penyelenggara jaringan dan operator telekomunikasi mengalami tekanan. Beban operasional mereka seperti bandwidth dan penambahan kapasitas juga tinggi," ujar Agung dalam keterangan di Jakarta, Senin (28/7/2020).
Sementara itu yang tidak terhitung, menurut Agung, jumlahnya sangat besar. Terlebih lagi pada masa pandemi seperti saat ini kebutuhan akan layanan telekomunikasi bertambah besar sehingga layanan telekomunikasi menjadi sangat vital.
"Saat ini masyarakat sangat mengandalkan telekomunikasi untuk bekerja, sekolah, memberikan layanan kepada masyarakat (e-government) dan kesehatan, dan itu tidak bisa dikuantifikasi," kata Agung.
Agung menuturkan pada prinsipnya infrastruktur seperti jalan, jaringan listrik dan telekomunikasi, menguasai hajat hidup orang banyak. Sejatinya, seluruh pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan oleh pemerintah melalui APBN atau APBD.
Namun saat ini pembangunan infrastruktur sarana telekomunikasi dilakukan oleh badan usaha, baik itu badan usaha milik negara maupun badan usaha swasta.
"Pada pungutan berupa sewa, retribusi, ataupun pajak, sebaiknya tidak membebani operator telekomunikasi. Sebab industri infrastruktur turut membantu program pemerintah dalam membangun dan meningkatkan pendapatan baik itu pemerintah pusat maupun daerah, sehingga biaya sewa atau retribusi seharusnya tak membebani perekonomian nasional dan masyarakat," ujar Agung.
Hasil kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) bersama Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menyimpulkan pertumbuhan industri telekomunikasi di Indonesia memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 5,5 persen.
Dengan kenaikan jumlah pengguna telekomunikasi sebesar 1 persen akan meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 0,055 persen.
Baca Juga: BRTI Jamin Keamanan Pusat Data IMEI
Melihat peran strategis dari industri telekomunikasi, Agung berharap kepada seluruh pemerintah daerah dalam membuat peraturan daerah, jangan sampai membebankan industri telekomunikasi. Jika industri telekomunikasi tersebut mendapatkan tambahan beban, maka seluruh beban tersebut ujung-ujungnya yang akan menanggung adalah masyarakat. [Antara]
Berita Terkait
-
29 Tahun Perjalanan Telkomsel, Berkomitmen Jalankan Visi dan Misi Baru
-
Tingkatkan Keamanan Pelanggan, Operator Telekomunikasi Hadirkan Tiga Layanan API GSMA Open Gateway Initiative
-
Dianggap Beban, Operator Telekomunikasi Desak Penggantian Aturan PNPB
-
Telkomsel Punya Prinsip Alon-alon asal Kelakon Bangun Jaringan 5G, Ini Alasannya
-
Fixed Mobile Convergence, Jadi Ladang Bisnis Masa Depan OperatorTelekomunikasi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Jadwal MPL ID Season 17 Week 1: BTR vs Dewa United Laga Pembuka, RRQ Tantang ONIC
-
7 Roster EVOS Resmi di MPL ID Season 17, Macan Putih Siap Bangkit!
-
Apa itu Pintar BI? Layanan Penukaran Uang Online Menjelang Lebaran 2026
-
Apakah Bisa Gadai Smartwatch di Pegadaian untuk Dana Darurat?
-
4 Langkah Cara Mengaktifkan Layanan Lokasi di iPhone untuk Pengguna Baru
-
Ahmadinejad Pernah Ungkap Betapa Dalam Intel Israel Menyusup ke Internal Pemerintahan Iran
-
3 HP Samsung Memori 256 GB untuk Penyimpanan Lega Pelajar dan Pekerja, Harga mulai Rp2 Jutaan
-
53 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 2 Maret 2026, Klaim Emote dan Skin Gratis
-
33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Maret 2026, Ada Pemain Spesial Edisi Ramadan 115-117 Gratis
-
Xiaomi Vision Gran Turismo (GT) Muncul di MWC 2026, Mobil Futuristik ala Game Balap