Suara.com - Setelah Februari 2020 lalu kabar kedatangan Huawei Mate X2 santer beredar. Kali ini, perangkat baru Huawei tersebut disebut-sebut bawa inovasi baru dengan menggunakan desain layar lipat ke arah dalam.
Huawei memastikan bahwa Huawei Mate X2 akan menjadi standar baru dalam dunia perangkat layar lipat. Perubahan ini akan membuat perangkat tersebut berbeda dari seri sebelumnya.
Melansir dari GSM Arena, Pendiri dan Analis Utama Display Search, Ross Young melalui Twitter pribadi miliknya mencoba menanggapi bocoran dari Evan Blass mengenai Huawei Mate X2.
Dalam bocoran tersebut, Evan Blass memberi bocoran mengenai kedatangan Huawei Mate X2. Evan Blass mengklaim bahwa perangkat ini dieberi kode-kode khusus. Huawei Mate X2 sendiri diberikan kode Teton.
Sedangkan untuk perangkat Huawei Nova generasi berikutnya serta Y9a diberi nama kode Jessica, Barbie, hingga Franklin. Selain merilis perangkat HP, Huawei disebut-sebut juga akan memperkenalkan Freebuds Pro dengan kode Mermaid dan Watch Fit dengan kode Stia.
Tidak membantah bocoran tersebut, Ross Young justru dengan gamblang menyebutkan bahwa Huawei Mate X2 nantinya akan rilis dengan layar lipat ke arah dalam.
Lebih lanjut Ross Young menyebut bahwa layar lipat tersebut akan bersumber dari Samsung dan BOE serta bukan menggunakan tipe UTG, namun CPI.
Walaupun belum dapat dipastikan kebenarannya, banyak yang yakin jika Huawei nantinya akan merilis perangkat layar lipat ke arah dalam. Pasalnya, Huawei sebelumnya pernah mengajukan paten ke Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa mengenai desain ini.
Dalam paten yang diajukan, nampak perangkat yang dapat dilipat dengan slot stylus serta enam kamera yang terdiri dari empat sensor di belakang dan 2 sensor di bagian depan.
Baca Juga: Tanpa Google, Huawei Kuasai Pasar Ponsel 5G
Kabar mengenai Huawei Mate X2 yang bawa inovasi baru dengan layar lipat ke arah dalam ini memang belum dapat dipastikan kebenarannya. Huawei bahkan masih pelit berbicara mengenai perangkat anyarnya ini.
Berita Terkait
-
Huawei MatePad T8, Tablet Seharga Rp 1,6 Juta, Dijual di Indonesia
-
Persaingan Sengit, Penjualan Samsung Galaxy Note 20 Diprediksi Bakal Berat
-
Melirik HP Terbaik untuk Bujet di bawah Rp 8 Juta
-
Pengiriman HP 5G Diprediksi Capai 250 Juta Unit di 2020
-
Berbentuk Lingkaran, Desain Kamera Huawei Mate 40 Bocor
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED