Menurut JAXA, para ilmuwan tidak pernah melihat dari dekat batu angkasa kecil yang berputar cepat seperti itu, yang membuat keduanya menarik, karena gaya luar yang diciptakan oleh putaran itu kemungkinan akan lebih kuat daripada gravitasi objek.
Selain itu, ciri-ciri tersebut membuat para ilmuwan bertanya-tanua apakah kedua batuan antariksa ini adalah benda padat atau hanya asteroid "tumpukan puing" seperti Ryugu, yang terbentuk ketika puing-puing dari tabrakan mengumpul.
Dilansir dari Space.com, Jumat (14/8/2020), 2001 AV43 tampak memiliki ukuran yang agak memanjang dan mungkin merupakan campuran bahan berbatu dan logam, kombinasi yang agak kurang umum untuk asteroid.
Sementara 1998 KY26, sebaliknya lebih bulat dan kemungkinan merupakan jenis asteroid yang lebih kaya karbon, kelas batuan antariksa yang paling umum dan kategori yang sama dengan Ryugu dan Bennu.
Hayabusa 2 diprediksi dapat mencapai 2001 AV43 pada November 2029, sementara pesawat luar angkasa itu baru akan mencapai 1998 KY26 pada Juli 2031. JAXA akan memutuskan target mana yang lebih menjanjikan pada musim gugur tahun ini, kemudian menunggu dukungan anggaran biaya sebelum menentukan apakah Hayabusa 2 dapat memperpanjang misi.
Berita Terkait
-
Kecepatan Tianwen-1 Seperti Laju Asteroid
-
Tampangnya Mengecoh, Suzuki Hayabusa Jadi-jadian Ini Cuma Bermesin 200cc?
-
Awas, Nasa Beri Peringatan Ada Asteroid Raksasa Melintasi Bumi Minggu Ini
-
Bumi dan Bulan Sempat Dihantam 50 Kuadriliun Kilogram Asteroid
-
Peneliti: Dinosaurus Musnah Karena Asteroid, Bukan Erupsi Gunung Berapi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
-
Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral
-
iPhone Update iOS 26.5, Apa Saja Fitur Terbaru yang Bisa Kamu Nikmati?
-
5 Tablet Midrange Snapdragon Paling Murah, Performa Andal untuk Kerja dan Hiburan
-
Xiaomi TV S Mini LED 2026 Resmi Meluncur di Indonesia, Refresh Rate 144Hz dan Dolby Atmos
-
iQOO 15T Rilis Minggu Depan: HP Pertama dengan Chip MediaTek 'Edisi Monster', Spek Dewa!
-
Game Co-Op Anyar, Aliens: Fireteam Elite 2 Bersiap ke PS5 dan PC Tahun Ini
-
10 HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang 2026, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta
-
Bocoran Harga Oppo Reno 16 Pro Beredar, Siap Debut Sebentar Lagi
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Mei 2026: Klaim Animasi Eclipse dan M1014 Apocalyptic