Suara.com - Seorang peneliti di Universitas College London mengungkapkan misteri kepunahan dinosaurus yang sudah menjadi perdebatan selama berpuluh-puluh tahun.
Peristiwa Cretaceous/Paleogene mengakibatkan sekitar 75% tanaman dan hewan musnah. Namun penyebab utama bencana tersebut menjadi topik perdebatan.
Beberapa ilmuwan mengatakan asteroid sebesar 10 km yang menabrak Bumi dan menciptakan kawah Chicxulub adalah penyebab utama. Namun, yang lain mengatakan aktivitas vulkanik di wilayah India Deccan adalah penyebab utama.
Ada juga yang beranggapan bahwa kedua bencana tersebut merupakan faktor utama musnahhnya hewan-hewan termasuk dinosaurus.
"Ketika kami membuat skenario berbeda baik untuk dua hal yang terjadi bersama-sama, atau benar-benar terpisah, kami melihat asteroid adalah satu-satunya [peristiwa] yang dapat sepenuhnya memberantas habitat yang cocok untuk dinosaurus," kata Dr Alfio Alessandro Chiarenza, peneliti utama di University College London dikutip dari The Guardian pada Selasa (30/6/2020).
Dalam sebuah laporan Prosiding National Academy of Sciences, Chiarenza dan rekan menjelaskan bagaimana mereka membangun model untuk mengeksplorasi bagaimana berbagai bencana akan memengaruhi iklim planet, dan yang terpenting habitat tempat dinosaurus hidup, dari tyrannosaurus hingga ankylosaurus.
Pengurangan 10% -20% pada sinar matahari, kisaran terendah yang diperkirakan dari serangan asteroid, akan menghancurkan habitat dinosaurus, dengan 15% atau lebih menghancurkan mereka sepenuhnya.
"Bahkan jika letusan gunung berapi tidak terjadi, kepunahan akan terjadi dalam kasus apa pun karena peristiwa [dampak] itu cukup parah untuk membasmi habitat dinosaurus di seluruh dunia," kata Chiarenza kepada The Guardian.
Tim peneliti tersebut juga menjelaskan bahwa pemanasan global yang dihasilkan dari letusan gunung berapi bisa menjadi penyangga dari serangan asteroid dan membantu kehidupan kembali pulih.
Baca Juga: Waduh, Warga Inggris di Dubai Jual Harta demi Pulang Kampung
Mereka juga mengatakan temuan itu sesuai dengan penelitian lain, termasuk bukti fosil dari Deccan bahwa dinosaurus selamat dari letusan intensitas tinggi sebelumnya, dan temuan menunjukkan kepunahan massal adalah peristiwa yang tiba-tiba.
Tetapi Chiarenza mengatakan dia berharap perdebatan akan tetap berlanjut. "Saya cukup yakin orang-orang tidak akan menerimanya dengan mudah," katanya.
Gerta Keller, profesor paleontologi dan geologi di Universitas Princeton, mengkritik penelitian tersebut mengabaikan bukti dari studi vulkanisme Deccan baru-baru ini, termasuk temuan yang menunjukkan denyut nadi letusan gunung berapi terbesar bertepatan dengan kepunahan massal.
"Ketika asumsi dasar dari suatu penelitian didasarkan pada data memetik cherry, hasilnya dapat diprediksi dan salah," katanya.
Namun, Steve Brusatte, profesor paleontologi dan evolusi di University of Edinburgh, mengatakan penelitian tersebut elegan dan meyakinkan.
"Itu menambah bukti kuat bahwa asteroid adalah biang keladinya," katanya. "Tidak hanya itu, tetapi secara khusus menargetkan satu aspek dari asteroid sebagai senjata yang menjatuhkan dinosaurus: itu adalah musim dingin nuklir yang jatuh setelah debu dan debu dari asteroid menghalangi matahari selama beberapa tahun."
"Meskipun demikian, tampaknya gunung berapi memainkan peran, hanya saja tidak banyak dari kita yang curiga: mereka memainkan peran yang meringankan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Kiai Sepuh Kecam Oknum Pejabat Jual 'Restu Presiden' di Muktamar NU
-
Iran Tegaskan Tidak Akan Membiarkan Perang Berhenti
-
Aset DKI 'Disulap' Jadi Bisnis Padel, Layanan Sampah Warga Meruya Kini Telantar di Jalan
-
Tak Hanya Ibadah, Wisata Halal Arab Saudi Kini Tawarkan Pengalaman Lebih Beragam
-
9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Gentle untuk Remaja
-
Simpan Video Instagram Tanpa Aplikasi Tambahan, Ini Caranya
-
Chandra Hamzah: Hasil Perampasan Aset Seharusnya Kembali ke Pihak yang Dirugikan
-
TNI Siap Turun Ikut Amankan Demo 27 Agustus: Kami Bantu Perkuatan Polri
-
4 Pilihan HP Xiaomi Snapdragon RAM 8 GB, Cek Harga dan Spesifikasinya
-
3 Zodiak Paling Beruntung pada September 2026: Kehidupan Lebih Baik