Suara.com - Bermain bagus di laga MPL Indonesia Season 6, Bigetron Alpha justru tersandung kasus serius hingga banjir hujatan dari netizen. Diduga, tiga pemain Bigetron Alpha yaitu Dreams, Bravo, dan Renbo menyampaikan ujaran berbau rasis pada pemain ONIC, Sanz.
Hal ini bermula dari live streaming yang dilakukan oleh salah satu pemain Bigetron Alpha. Dalam penggalan video tersebut, diduga Renbo dan Dreams menyebut Sanz dengan sebutan 'monyet'.
Usai penggalan video tersebut beredar, RRQ Nyoong lalu menegur beberapa pemain Bigetron Alpha yang ia rasa telah melakukan tindakan rasis ke Sanz.
Menerima hujatan besar usai diduga melakukan tindakan rasis, beberapa pemain Bigetron Alpha seperti Renbo, Dreams dan Bravo lalu menyampaikan permintaan maafnya melalui unggahan Insta Story masing-masing.
Dalam unggahan Insta Story tersebut, ketiga pentolan Bigetron Alpha ini mengaku telah meminta maaf secara pribadi pada Sanz dan siap menerima konsekuensi dari management-nya masing-masing.
''Saya minta maaf kepada Bigetron Alpha dan Sanz atas kesalahan yang saya perbuat kemarin. Saya sudah minta maaf secara pribadi kepada Sanz dan menerima konsekuensi atas perbuatan yang saya lakukan,'' tulis Renbo melalui akun @btr_renbo.
Mengaku sudah memaafkan tiga pemain Bigetron Alpha ini, Sanz melalui Insta Story unggahannya mengaku marah karena Renbo yang ia kenal sebagai teman malah menyebut hal tersebut.
Lebih lanjut, menurut Sanz hal ini cukup berimbas dengan banyak netizen yang ikut menyebutnya dengan sebutan tersebut di live streaming atau kolom komentar Instagram miliknya.
''Saya marah ketika seseorang yang saya anggap teman yaitu Renbo mengatakan hal yang seperti itu. Dan imbas dari perkataan mereka tersebut banyak ditiru oleh para netizen,'' tulis Sanz dalam unggahannya Minggu (30/8/2020).
Baca Juga: Menutup Week 2 MPL Indonesia Season 6, Sanz dan Doyoksyl Kantongi Gelar MVP
Mengenai kasus tersebut, hujatan keras diberikan oleh netizen yang tidak membenarkan tindakan rasis yang diduga dilakukan Renbo, Dreams, dan Bravo dari Bigetron Alpha ini.
Walaupun tidak membenarkan tindakan rasis ini, Bigetron Alpha selaku management Renbo, Dreams, dan Bravo sendiri menyampaikan dukungannya bagi tiga pemainnya dan mengancam membawa kasus ini ke ranah hukum.
Berita Terkait
-
ONIC Berjaya di Puncak Klasemen MPL Season 6, RRQ Makin Tumbang
-
Meta Diggie Feeder Muncul di MPL Season 6, ONIC Sanz: Nggak Seru!
-
Taklukan Meta Diggie, ONIC Kalahkan Geek Fam di MPL Indonesia Season 6
-
Oknum Fans Marah Besar, EVOS Legends: Jangan Serang ONIC!
-
Duel Panas, ONIC Kandaskan EVOS dengan Skor Meyakinkan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Perbedaan Purging vs Breakout Saat Mencoba Serum Baru dan Cara Mengatasinya
-
Jadwal dan Siaran Langsung Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka 2026
-
Ulasan Ketok Mejik: Aksi Konyol Para Mekanik Mempertahankan Rumah Warisan
-
Promo Agustus di Warung Kopi Klotok, BRI Kasih Diskon Besar!
-
Mesin Pertumbuhan Habis, Ekonomi RI Cuma Hanya Bisa Tumbuh 4,7% di 2027
-
Promo Beli Pertamax Dapat Diskon dan Flash Sale 45 Persen Spesial 17 Agustus 2026
-
Jangan Ketinggalan Promo KFC 17 Agustus 2026, Cek Cara Klaim Voucher di Sini
-
Gaya Hidup Keluarga Makin Dinamis, Akses Nutrisi Berkualitas Jadi Kebutuhan
-
6 Cara Layering Serum yang Benar agar Bahan Aktifnya Bekerja Maksimal
-
Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah