Suara.com - Setelah meluncurkan seri Realme 7 di India pada Kamis (3/9), merk ponsel asal China, Realme, tampaknya akan menghadirkan ponsel terbarunya itu di Indonesia dalam waktu dekat.
"Saat ini kita baru meluncurkannya di India. Namun, untuk market lain, termasuk Indonesia, mungkin bisa ditunggu informasi selanjutnya dalam waktu dekat ini," ujar Public Relations Manager Realme Indonesia, Krisva Angnieszca, Jumat (4/9/2020) malam.
Realme 7 dan Realme 7 Pro meluncur di India pekan ini. Kedua perangkat tersebut juga mendapat panggung pada gelaran teknologi IFA di Berlin, Jerman, dalam acara Realme Brand Conference 2020 yang disiarkan secara langsung, Jumat.
"Realme 7 Pro hadir dengan generasi kedua 64MP sistem quad-camera dengan sensor Sony IMX682. Realme 7 Pro juga menjadi ponsel dengan pengisian daya tercepat," kata Digital Manager Realme Europe, Giang Cao, dalam presentasinya.
Untuk pengisian daya cepat, Cao menjelaskan Realme 7 Pro telah didukung 65W SuperDart Charge. Sementara, untuk swafoto, ponsel tersebut dibekali kamera depan 32MP.
Dari segi dapur pacu, Realme 7 Pro ditenagai prosesor milik Qualcomm, Snapdragon 720G. Perangkat tersebut mengusung layar 6,4 inci Super AMOLED dengan pemindai sidik jari dalam layar.
Sementara itu, Realme 7 didukung pengisian daya cepat 30W SuperDart Charge dengan baterai 5.000mAh. Ponsel tersebut juga dibekali layar dengan refresh rate 90Hz, pemindai sidik jari di bagian samping, serta konfigurasi quad-camera 48MP.
"Realme 7 juga dipersenjatai prosesor gaming Helio G95. Ini menjadi pernyataan dari komitmen kami untuk menghadirkan performa yang mengagumkan," kata Cao seperti dilansir dari Antara.
Dalam gelaran IFA, Realme juga memperkenalkan sejumlah perangkat AIoT, termasuk kamera cerdas Realme Smart Cam 360 degree dan lampu pintar Realme Smart Bulb.
Baca Juga: Realme 7 dan Realme 7 Pro Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasinya
Saat ditanya tentang kemungkinan kehadiran dua perangkat tersebut di Indonesia, Krisva mengatakan Realme selalu melakukan riset pasar sebelum membawa produk AIoT ke sebuah negara.
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 8 April 2026, Klaim Hadiah Gratis dan Event Quackman
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 April 2026, Klaim Hadiah Gratis dan Event Dream Chaser UEFA
-
5 HP Samsung Paling Murah: Harga Masih Aman di Bulan April 2026?
-
6 Rekomendasi HP Murah Tahan Air untuk Ojol dan Kurir, Mulai Rp1 Jutaan
-
Update Daftar Harga HP Honor April 2026 Lengkap dengan Seri Tablet
-
GTA 6 Diprediksi Mengadopsi Fitur Terbaik dari Red Dead Redemption 2
-
5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
-
Daftar Harga HP Motorola April 2026 Lengkap dari Seri Moto G hingga Edge
-
Duel POCO X8 Pro Max vs POCO X8 Pro untuk Performa Chipset dan Baterai Jumbo
-
Game of Thrones Dragonfire Resmi Tersedia di Android dan iOS, Jadi Game Gratis