Suara.com - Menyanyikan lagu 'Happy Birthday' mungkin menjadi hal istimewa saat perayaan ulang tahun. Tapi di masa pandemi ini, lagu tersebut bisa saja menjadi petaka.
Studi yang dimuat jurnal Aerosol Science and Technology, para peneliti dari Lund University di Swedia menyebut bahwa pelafalan huruf 'p' dan 'b' pada lagu 'Happy Birthday', berpotensi menyebarkan droplet pembawa Covid-19.
Untuk menghitung banyak partikel virus yang dikeluarkan saat bernyanyi 'Happy Birthday', peneliti meminta 12 orang sehat dan 2 orang positif Covid-19 untuk menyanyikan lagu tersebut dengan posisi mulut menghadap ke dalam sebuah corong.
Selanjutnya, mereka diminta untuk menyanyikan lagu Happy Birthday dan lagu klasik Swedia yang banyak memuat huruf 'b' dan 'p', yakni 'Bibbis pippi Petter', yang diulang 12 kali dalam dua menit dengan nada konstan.
Selama menyanyikan lagu, aerosol dan tetesan yang lebih besar diukur menggunakan lampu, kamera kecepatan tinggi, dan instrumen yang dapat mengukur partikel yang sangat kecil. Semakin keras dan kuat lagu tersebut, semakin besar juga konsentrasi aerosol dan tetesan.
Hasilnya, banyak tetesan air liur (droplet) yang keluar dari mulut ketika menyebutkan huruf konsonan dari bait-bait dalam lagu 'Happy Birthday'. Sebagian droplet menempel pada corong, sementara bagian lainnya mengendap jadi aerosol di udara.
"Sejauh ini, belum ada penyelidikan ilmiah tentang jumlah partikel aerosol dan tetesan lebih besar yang benar-benar kita hembuskan saat bernyanyi," papar professor Jakob Löndahl, pakar aerosol yang juga penulis studi tersebut, sebagaimana dikutip dari Mirror, Rabu (9/9/2020).
Secara terpisah, Malin Alsved yang juga menjadi salah satu penulis studi ini menyebut bahwa aeorosol yang keluar dari mulut bisa bertahan di udara dalam beberapa menit.
"Beberapa tetesan sangat besar sehingga hanya bergerak beberapa desimeter dari mulut sebelum jatuh, sedangkan yang lain dengan ukuran lebih kecil mungkin terus melayang selama beberapa menit," tutup Alsved.
Baca Juga: Face Shield dan Masker Berkatup Tidak Efektif Cegah Infeksi, Ini Alasannya
Setelah adanya studi ini, Otoritas Kesehatan Inggris, NHS, mengeluarkan pedoman baru terkait penanganan Covid-19.
Mereka mengimbau orang yang bernyanyi untuk mengenakan masker sambil mencuci tangan, untuk memastikan sebanyak mungkin virus yang disingkirkan.
Berita Terkait
-
Penemuan Ini Ungkap Alasan Kegemukan Lebih Rentan Terkena Covid-19
-
Ilmuwan Duga Mink Dapat Tularkan Virus Corona ke Manusia
-
Kabar Baik, Pasien Virus Corona Berhenti Jadi Infeksius setelah 11 Hari
-
Alhamdulillah, Abu Dhabi Temukan Pengobatan Covid-19 Baru
-
Duh! Orang Kekurangan Vitamin D Lebih Berisiko Meninggal Akibat Covid-19
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan