Suara.com - Sony pada akhir pekan kemarin meminta maaf karena pre-order PS5 atau PlayStation 5 di beberapa negara tidak berjalan dengan baik.
"Sejujurnya: pra-pemesanan PS5 bisa saja lebih lancar. Kami benar-benar minta maaf untuk itu," cuit akun Twitter @PlayStation, dikutip Minggu(21/9/2020).
Sony membuka pre-order untuk PS5 pada Rabu (16/9)/2020, sehari lebih awal dibandingkan para pedagang ritel. Akibatnya, toko online mulai membuka pra-pemesanan secara acak, dikutip Antara dari The Verge.
Alhasil proses pre-order tidak berjalan lancar dan jelas. Beberapa slot PS5 bahkan habis hanya dalam satu menit. Sony berjanji akan menyediakan lebih banyak unit PS 5 untuk masa pra-pemesanan dalam beberapa hari ke depan.
"Dan lebih banyak PS5 akan tersedia sampai akhir tahun," kata Sony.
Belum jelas apakah mereka yang memesan lewat pra-pemesanan akan mendapatkan konsol game tersebut saat hari peluncuran pada November mendatang.
Amazon, sebagai salah satu pihak yang membuka pre-order, sudah memberi tahu para pelanggan mereka bahwa mungkin pengiriman PlayStation 5 akan terlambat.
Sony membuka pre-order PS5 pada akhir pekan kemarin. Harga PS5 Standard Edition dibanderol 499 dolar AS atau sekitar Rp 7,3 juta. Sementara harga PS5 Digital Edition 399 dolar AS atau sekitar Rp 5,9 juta.
Baca Juga: PS5 Tidak Akan Mendukung Game PS1 Hingga PS3
Berita Terkait
-
Game Marvel's Wolverine Rilis Tahun Ini, Bakal Debut sebelum GTA 6
-
Penjualan Konsol Menurun di Awal 2026: PS5 Mampu Ungguli Nintendo Switch 2
-
Nioh 3 Siap Rilis Bulan Ini, Kemungkinan Tak Eksklusif PS5 dan PC
-
Arc Raiders Dapat Update Besar: Hadirkan Map Bird City dan Solo vs Squads
-
Petinggi Microsoft Ungkap Alasan 'Perbedaan Kebijakan' Soal Perilisan di PS5
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia, HP Lipat Super Tipis dengan Kamera Canggih, Harga Rp27 Juta
-
Fortnite Kembali ke Android: Akhir Drama Epic vs Google di Play Store!
-
Nubia Neo 5 GT Bersiap ke Indonesia, Andalkan Dimensity 7400 dan Layar 144 Hz
-
67 Kode Redeem FF Terbaru 6 Maret: Sikat M1014 Scorpio, Diamond, dan Hadiah Ramadan
-
Berapa Harga MacBook Neo di Indonesia? Laptop Termurah Apple Akhirnya Rilis
-
32 Kode Redeem FC Mobile 5 Maret 2026: Panen 15 Ribu Gems dan Legenda Gratis
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Terbaik dan Terbaru Maret 2026, mulai Rp1 Jutaan
-
45 Kode Redeem FF 5 Maret 2026: Klaim Skin XM8 Blizzard Blaze dan Bocoran SG2 Lumut
-
Daftar Kode Rahasia Meteran Listrik PLN 2026, Bisa Cek Tegangan hingga Kebocoran Arus?
-
7 Fitur Unggulan iPhone 17e: Bakal Rilis di Indonesia, Harga Mulai Rp10 Jutaan