Suara.com - Peneliti baru saja melakukan studi lebih lanjut mengenai predator yang pernah menguasai laut dalam pada masa lampau. Fosil hewan laut purba ini cukup mencengangkan ilmuwan mengingat mereka memiliki lebar mulut 1,2 meter (4 kaki)
Penelitian mengenai fosil hewan laut purba dengan ukuran raksasa telah diterbitkan di Journal of Vertebrate Paleontology. Fosil yang diteliti memasukkan spesies ini ke dalam genus Mosasaurus.
Itu adalah sebuah genus reptil kuno yang dipercaya pernah hidup sekitar 92 hingga 66 juta tahun.
Salah satu spesies Mosasaurus ini diketahui pernah berenang melalui lautan yang membentang dari Utah hingga ke Yukon Amerika Serikat.
Fosil tulang ini pertama kali ditemukan oleh seorang remaja bernama Gary Thompson pada tahun 1975.
Remaja tersebut melaporkan penemuannya kepada guru sains SMA dan akhirnya mereka membawanya menuju Brigham Young University (BYU) di Utah, Amerika Serijat.
Saat itu, ilmuwan mengidentifikasi hewan kuno ini sebagai spesies Prognathodon stadtmani.
Ahli palaentologi bernama Joshua Lively dari Utah State University Eastern menyelidiki lebih lanjut spesies tersebut dan "mengidentifikasi ulang".
Lively menyelidiki kerangka Mosasaurus dan melakukan analisis filogenetik sebelum sampai pada kesimpulan bahwa spesimen perlu diganti namanya.
Baca Juga: 5 Tempat Terbaik di Luar Angkasa Ini Cocok Mencari Kehidupan Alien
Identitas baru dari spesies kuno itu adalah Gnathomortis stadtmani, yang berasal dari kata Yunani dan Latin untuk "Jaws of Death" atau "Rahang Kematian".
Penghormatan Rahang Kematian diberikan karena hewan tersebut memiliki kekuatan rahang di atas rata-rata.
Dilansir dari IFLScience, permukaan luar rahang Gnathomortis menunjukkan bahwa mereka berfungsi serupa dengan milik kadal berkerah yang masih ada.
Ini menyiratkan bahwa mereka bisa menutup rahang sepanjang lebih dari satu meter dengan kekuatan gigitan yang luar biasa.
"Selama hidupnya, Gnathomortis akan bersaing dengan ikan bertulang besar, hiu, dan Mosasaurus lainnya untuk mendapatkan sumber daya di lingkungannya. Gnathomortis menarik karena ia adalah anggota pertama dari garis keturunan Mosasaurus tertentu (Mosasaurinae) yang mengembangkan panjang tengkorak lebih dari 1 meter. Panjang tubuhnya mungkin bisa sekitar 9 hingga 10 meter," kata Joshua Lively.
Pada puluhan juta tahun lalu, hewan laut purba ini diyakini melahap beragam mangsa termasuk apa saja dari kerang dan kura-kura hingga Mosasaurus yang lebih kecil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Mei 2026: Intip Bocoran Pemain buat Esok Hari
-
32 Kode Redeem FF Terbaru 13 Mei 2026: Sistem Pity untuk Event Bundle Eclipse
-
Smart TV Samsung Berteknologi Micro RGB Diluncurkan di Indonesia
-
HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam
-
2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn
-
'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme
-
Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap
-
TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat
-
Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring
-
AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual