Suara.com - Hallowen segera tiba dan bebagai kostum unik mulai dijual, tidak ketinggalan tema virus corona. Diketahui sebuah perusahaan asal China menjual topeng virus corona di Amazon, dilabeli harga 14,59 poundsterling atau sekitar Rp 278 ribuan.
Kostum tersebut terlihat menakutkan dan dari daftar penjual Amazon, dikeluarkan YTFU EU berbasis di Guangdong, China.
Sebagaimana melansir laman The Sun, Jumat (2/10/2020), terdaftar sebagai 'Corona Halloween Mask' dan 'Corona Latex Horror Mask', bentuknya menyerupai apa yang tampak seperti virus Covid-19 di bawah mikroskop.
"Topeng horor", yang tersedia dalam warna hijau terang dan abu-abu kusam dengan paku merah, terbuat dari "lateks alami" dan dapat digunakan untuk "menakut-nakuti semua orang" di sebuah pesta.
Kostum menakutkan itu datang dengan mata menakutkan dan mulut yang dipenuhi gigi, melengkapi apa yang bisa menjadi pilihan kostum paling tidak menyenangkan untuk 31 Oktober mendatang.
Rachel Power, Kepala Eksekutif Asosiasi Pasien, berkata bahwa kostum ini menunjukkan kesalahan penilaian yang buruk dari produsen dan penjual, dan diharapkan topeng tersebut akan segera dihapus dari penjualan.
"Saya yakin sebagian besar orang akan menganggapnya sangat tidak menyenangkan, dan saya tidak dapat membayangkan bahwa banyak orang ingin memakainya," ujarnya.
Pernyataan ini pun langsung ditanggapi juru bicara Amazon.
"Semua penjual harus mengikuti pedoman penjualan kami dan mereka yang tidak, akan dikenakan tindakan termasuk kemungkinan penghapusan akun mereka. Kami menghapus produk ini," tegasnya.
Baca Juga: PlayStation 5 Telat, Xbox Series X Diprediksi Ikut-ikutan Terlambat
Sayang, belum ada komentar resmi dari YTFU EU untuk menanggapi hal ini.
Berita Terkait
-
Beda Netflix, Amazon Prime, dan Disney+ di Indonesia
-
Eks Istri Bos Amazon Jadi Wanita Terkaya Sedunia, Hartanya Rp 1.000 Triliun
-
FAA Setujui Amazon Uji Coba Kirim Barang Pakai Drone
-
Suku Amazon Buka Blokade Jalan di Brasil, Tunggu Tanggapan Pemerintah
-
Makin Tajir saat Pandemi, Kekayaan Jeff Bezos Tembus Rp 2.997 Triliun
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123