Suara.com - Migrasi siaran televisi analog ke digital akan selesai dalam dua tahun, mengacu pada Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disahkan beberapa waktu yang lalu.
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut regulasi tersebut merupakan hal yang "spektakuler dalam bidang telekomunikasi dan penyiaran", karena memuat analog switch off (ASO) yang semestinya sudah selesai sejak bertahun-tahun yang lalu.
"Undang-undang itu mengatakan dua tahun setelah berlaku, semua siaran televisi analog dihentikan dan pindah ke siaran digital," kata Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika, Kominfo, Ahmad M Ramli, saat webinar "Indonesia Digital Strategies During and Post COVID-19", Kamis (8/10/2020).
Ketika siaran televisi analog pindah ke siaran digital, Indonesia akan mendapat dividen digital, spektrum frekuensi yang kosong, di spektrum frekuensi 700MHz. Frekuensi tersebut ideal untuk jaringan mobile broadband.
Ramli menyebut siaran analog cukup boros frekuensi. Perbandingannya spektrum 700MHz yang ada saat ini jika digunakan untuk siaran digital dapat digunakan hingga 12 televisi dalam kualitas siaran standard.
"Frekuensi 700MHz yang sangat ideal untuk telekomunikasi bisa dihemat," kata Ramli.
Hitungan Kominfo, analog switch off bisa menghemat pita frekuensi hingga 112MHz. Namun, apa yang akan didapat masyarakat dengan penghematan teknis tersebut?
Ramli menjelaskan masyarakat akan mendapatkan layanan televisi yang jauh lebih bagus, berkualitas dan lebih interaktif dibandingkan siaran analog yang ada pada saat ini.
Ketersediaan frekuensi setelah migrasi siaran dari televisi analog ke digital juga akan berdampak pada persiapan adopsi jaringan 5G di Indonesia. Masyarakat bisa mendapatkan jaringan internet yang sangat cepat dengan 5G.
Baca Juga: Kominfo Sedang Susun Aturan soal Netflix dan Semua Penyedia Layanan OTT
Selain bagi masyarakat, ASO juga akan menghilangkan interferensi ke negara tetangga. Ramli mengatakan Indonesia selama ini seringkali diprotes negara tetangga karena siaran televisi analog di perbatasan mengganggu spektrum mereka.
Berita Terkait
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Masih Pakai TV Analog atau Tabung? Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Gambar Jernih
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas
-
Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Oppo Reno 16 Pro Global Muncul di Geekbench, Usung Dimensity 8000 Series dan RAM 12 GB
-
Honor Siapkan HP Baru dengan Kecerahan 10.000 Nits, Lampaui Standar Industri
-
Tips Kamera Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G: Rahasia Foto Tajam dan Video Stabil
-
Xiaomi 18 Bocor Lebih Awal, Siap Tantang Galaxy dan iPhone di 2026
-
Apple Hentikan Dukungan 16 Perangkat Sekaligus, Cek Apakah Gadget Anda Terdampak
-
Terpopuler: Cara Beli Paket Piala Dunia 2026 di FolaPlay, Tablet Rp2 Jutaan Terbaik
-
197 Ponsel Dapat Diskon di PRJ 2026: HP Murah Rp400 ribu, Flagship Cuma Rp3 Jutaan
-
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?
-
Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan
-
70 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Juni 2026: Sikat Jersey CR7, Diamond, dan Gloo Wall