Suara.com - Seorang turis bernama Nicole dari Kanada, mengembalikan artefak yang dicurinya dari Pompeii, Italia, pada 15 tahun lalu karena ingin memutuskan kutukan yang diklaim telah menghantuinya selama itu.
Artefak berbentuk patung itu dikembalikan bersama dengan surat yang ditulis oleh turis tersebut dan mengatakan bahwa patung itu telah menimbulkan "kutukan" bagi keluarganya.
Lucunya, meski telah dikembalikan dan mengira itu adalah artefak asli, menurut keterangan patung tersebut adalah replika.
Menurut surat kabar Italia Il Messagero, Nicole telah mengambil ubin mosaik, potongan marmer, dan bagian dari sebuah amphora (pot dua pegangan) dari Pompeii pada 2005, ketika ia berusia 21 tahun dan ingin memiliki kenang-kenangan unik yang tidak dapat dimiliki oleh siapa pun.
Nicole pun membawa benda-benda itu ke Kanada dan mengaku "kutukan" mulai terjadi padanya.
"Saya mengambil potongan sejarah yang telah mengkristal dari waktu ke waktu dan memiliki banyak energi negatif di dalamnya. Orang-orang telah meninggal dengan cara yang begitu mengerikan dan saya telah mengambil bagian-bagian yang berhubungan dengan tanah kehancuran itu," tulis Nicole dalam suratnya, seperti dikutip IFL Science, Rabu (14/10/2020).
Nicole menambahkan dalam suratnya, dengan menceritakan kejadian-kejadian buruk yang dialami oleh dirinya dan keluarganya sejak ia mengambil barang-barang tersebut.
"Sejak itu, nasib buruk telah mempermainkan saya dan keluarga saya. Saya sekarang berusia 36 tahun dan menderita kanker payudara dua kali, terakhir kali dengan mastektomi ganda. Saya dan keluarga saya juga memiliki masalah keuangan. Kami adalah orang baik dan saya tidak ingin mewariskan kutukan ini kepada keluarga atau anak-anak saya," tambahnya.
Nicole berjanji dalam surat tersebut bahwa suatu hari ia akan kembali ke Italia untuk meminta maaf secara langsung. Ia mengembalikan barang-barang tersebut sekarang, dengan harapan itu akan menghilangkan kutukan yang telah menimpa dirinya dan keluarganya.
Baca Juga: Italia Kembalikan Artefak Ribuan Tahun ke Turki
Benda-benda yang dicuri Nicole bukanlah satu-satunya barang curian yang dikembalikan ke Pompeii dalam beberapa pekan terakhir. Sebuah paket yang ditandatangani dari "Alastain dan Kimberly" berisi batu dan surat.
"Saya mengembalikan batu-batu yang saya dan istri saya ambil saat mengunjungi Pompeii dan Vesuvius pada tahun 2005. Kami mengambilnya tanpa memikirkan rasa sakit dan penderitaan yang dirasakan jiwa-jiwa malang, selama letusan Vesuvius dan kematian mengerikan yang mereka alami. Kami minta maaf dan mohon maafkan kami karena melakukan ini. Semoga jiwa mereka beristirahat dengan damai," tulis surat tersebut.
Pompeii bukan satu-satunya wilayah di mana benda-benda seperti itu sering diambil oleh orang asing. Medali OBE ditemukan di rumah seorang perempuan Amerika awal tahun ini, setelah 36 tahun itu dicuri dari sekolahnya di Dorset, Inggris, pada tahun 1980-an.
Seorang lelaki juga mengembalikan batu ballista berusia 2.000 tahun ke City of David, setelah mencurinya 15 tahun lalu karena rasa takutnya pada virus Corona dan untuk membersihkan hati nuraninya.
Berita Terkait
-
Artefak Ini Ungkap Populasi Manusia Bertahan dari Letusan Gunung Toba
-
Melihat Dari Dekat Benda Peninggalan Rasulullah dan Para Sahabat
-
Benda yang Diduga Peninggalan Dinasti Ming dan Tang Ditemukan di Bojonegoro
-
Heboh Temuan Artefak Berbentuk Makara di Pasaman, BPCB Sumbar Turunkan Tim
-
7 Fakta Menarik Pompeii, Kota Kuno yang Hancur akibat Erupsi Gunung Berapi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Game Silent Hill: Townfall Hadirkan Horor First-Person yang Mencekam di 2026
-
Trailer Anyar Film Mortal Combat 2 Beredar, Johnny Cage Bergabung ke Pertarungan
-
3 HP Motorola dapat Update Android 17 Beta: Ada Lini HP Murah, Hadirkan Fitur Baru
-
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 di Indonesia: Pakai Chipset Exynos Anyar dan Fitur AI
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Fitur Galaxy AI Terbaru 2026
-
Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke LN Gegara Pajak Besar, Begini Respons Ditjen Pajak
-
Cara Mematikan MSA Xiaomi untuk Hilangkan Iklan dan Atasi Lemot
-
Viral Ditodong 'Kurang Bayar' Pajak, Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Luar Negeri
-
52 Kode Redeem FF Terbaru 26 Februari 2026, Ada Gloo Wall dan Incubator Voucher
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 Februari 2026: Ada Pemain 117, Gems, dan Rank Up