Suara.com - Aktivitas serangan siber dalam bentuk malware atau apapun terus mengalami peningkatan belakangan ini. Bahkan sebulan terakhir ini, diperkirakan ada ratusan serangan malware yang sukses.
Pada 2018, terdapat lebih dari 800 juta serangan malware. Angka ini mengalami kenaikan drastis dari 12,4 juta pada 2019.
Peretasan online dilakukan dengan upaya phishing dan pembobolan data, sehingga Anda perlu mengetahui cara mengamankan perangkat pintar Anda, komputer dan jaringan rumah dari serangan malware. Tanpa perlindungan dan keamanan yang tepat, maka informasi pribadi dan detail keuangan sensitif lainnya, bisa tersebar luas di ranah publik.
Memahami Malware dan Virus
Program, perangkat lunak, dan skrip banyak digunakan untuk memasukkan virus ke dalam komputer dan mendatangkan malapetaka pada perangkat. Hal ini memang telah ada sejak awal teknologi komputasi.
Malware sendiri adalah semua jenis perangkat lunak, program, atau skrip yang mungkin menyertakan virus, spyware, dan ransomware, yang digunakan untuk menginfeksi dan merusak perangkat atau hard drive.
Dengan peningkatan signifikan dalam upaya dan serangan malware di seluruh dunia, maka semakin banyak pengguna online yang memilih untuk mengunduh VPN untuk melindungi mereka, kapan pun mereka mengakses internet.
Mengapa Malware Digunakan?
Peretas dan pencuri digital menggunakan malware untuk menginfeksi computer, sehingga menyebabkan kerusakan pada hard drive dan perangkat secara keseluruhan, atau bahkan untuk menyusupi jaringan, yang secara efektif memungkinkan mereka mengakses jaringan atau keseluruhan sistem.
Baca Juga: 4 Tanda Malware Menghuni Smartphone Android dan Cara Mengatasinya
Ada banyak alasan mengapa peretas mencoba meretas platform individu, bisnis, atau online.
Beberapa alasan paling umum adalah untuk tujuan politik, masalah pribadi dengan bisnis atau individu, dan untuk kesenangan dan untuk tujuan acak.
Tidak selalu mudah untuk menentukan upaya peretasan mana atau virus malware apa yang digunakan, karena suatu alasan. Namun yang terpenting adalah menghindari menjadi target potensial atau korban dari segala jenis peretas.
Peretasan Online, Pelanggaran Data, dan Penipuan Phishing
Saat ini, di dunia e-commerce atau belanja bisnis online juga tengah mengalami banyak peretasan online, penyalahgunaan penggunaan data, dan penipuan. Melihat kondisi tersebut, hal yang paling penting adalah meningkatkan kewaspadaan dan Anda harus melindungi informasi pribadi dengan lebih baik.
Dengan terus mengetahui pelanggaran data terbaru, maka akan jauh lebih mudah untuk memperbarui dan mengubah kata sandi situs web atau akun online yang mungkin disusupi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh