Suara.com - Penjelajah Mars baru yang diluncurkan NASA pada 30 Juli, Perseverance, berhasil merekam audio suara luar angkasa dalam perjalanannya menuju Planet Merah.
Robot tersebut dilengkapi dengan mikrofon yang dirancang untuk menangkap suara saat posisi masuk, turun, dan mendarat (EDL) setelah mencapai permukaan Mars pada Februari 2021.
Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA merilis file audio tersebut pada Rabu (18/11/2020), yang memberikan gambaran tentang apa yang penjelajah dengar selama perjalanan antarplanet dan suara itu terdengar seperti lembut.
Suara mendesing itu berasal dari pompa fluida anti panas rover. Menurut JPL, pompa itu terletak di sisi kanan belakang Perseverance dan pompa tersebut merupakan bagian dari sistem termal penjelajah, yang akan membantu menjaga suhu operasional komponen kendaraan, bahkan pada malam musim dingin yang sangat dingin.
"Di luar angkasa, tidak ada yang dapat mendengar Anda berteriak, tetapi itu dapat mendengar pompa cairan penolakan panas," kata Dave Gruel, insinyur utama untuk subsistem EDL Camera and Microphone di JPL, seperti dikutip CNET, Jumat (20/11/2020).
Gruel menambahkan bahwa mikrofon tersebut mampu menangkap murmur pompa melalui getaran mekanis.
Tak hanya itu, NASA juga membagikan klip SoundCloud berdurasi 60 detik saat pemeriksaan sistem mikrofon dan kamera EDL Perseverance pada 19 Oktober.
Tim di balik misi Perseverance sangat senang menerima suara desingan tersebut karena itu mengindikasikan bahwa sistem mikrofon berfungsi dengan baik.
Perseverance ditargetkan mendarat di Kawah Jezero diyakini, menampung sebuah danau dan delta sungai miliaran tahun yang lalu, menjadikan wilayah tersebut tujuan yang ideal untuk Perseverance memburu sampel kehidupan di Mars.
Baca Juga: Kurang dari 100 Hari, Perseverance Mendarat di Planet Mars
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation