Suara.com - Beberapa hari lalu, Huawei baru saja meresmikan sistem operasi Harmony OS 2.0 beta untuk perangkat smartphone. Sistem operasi baru ini menjadi langkah awal Huawei untuk mengembangkan software yang berbeda dari Android.
Dikutip dari Gizmochina, Selasa (22/12/2020), Harmony OS akan tersedia untuk semua ponsel Huawei tahun depan. Saat ini, pengujian sistem operasi hanya berlaku untuk seri Huawei P40 atau Mate 30.
Berdasarkan penjabaran Huawei, Harmony OS sekilas tidak jauh berbeda dengan EMUI (UI Huawei) yang berbasis Android seperti yang berlaku saat ini. Secara teknis, pengoperasian dan desain antarmuka Harmony OS dinilai masih sama.
Namun staf Huawei baru-baru ini mengklaim bahwa demo tersebut hanya menunjukkan kemampuan sistem yang memang untuk ditampilkan. Ia memastikan bahwa sistem operasi Harmony OS akan memiliki desain antarmuka baru yang berbeda dari Android.
"Dalam lima tahun terakhir, tim software Huawei pada dasarnya telah menggantikan sebagian besar inti dari sistem Android. Mulai dari driver tingkat rendah hingga lapisan abstraksi hardware, kerangka pemrograman, dan seterusnya. Kami mengubah segala sesuatu yang dapat diubah," kata President Consumer Business Software Huawei, Wang Chenglu.
Chenglu menegaskan, Harmony OS muncul bukan untuk menggantikan Android. Ia mengaku bahwa sistem operasi tersebut ada untuk siap bersaing dan melampaui Android.
Chenglu berharap Harmony OS akan menjadi sistem operasi generasi baru untuk era Internet of Things (IoT).
Berita Terkait
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap
-
Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact
-
Review Huawei Watch GT 6 Pro Versi David GadgetIn: Baterai Badak, GPS Presisi
-
6 HP Android dengan Kamera Mode Cinematic Selain Samsung dan iPhone, Cocok Buat Ngonten
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun