Suara.com - Among Us menjadi game paling populer di dunia selama 2020, demikian data yang diungkap dalam laporan Google Trends seperti yang dilansir pekan ini.
Dalam data Google, diketahui bahwa popularitas Among Us mulai melejit sejak Agustus 2020 dan mencapai puncaknya pada awal Oktober. Setelah itu, popularitas Among Us sedikit turun, tetapi masih tetapi banyak dicari pengguna internet di Desember 2020.
Sebagai perbandingan, pada Januari popularitas Among Us cuma 1 dalam skala 0-100 di Google Trends. Sementara pada Oktober, skornya mencapai 96. Di Desember, skor game itu di Google Trends masih di angka 44.
Sementara soal wilayah, game Among Us paling populer di Filipina, lalu Ekuador, dan Bolivia. Indonesia ada di urutan 27 negara yang paling ingin tahu soal Among Us.
Meski demikian popularitas game ini merata hampir di seluruh dunia, termasuk di Eropa, Amerika Serikat, China, dan Timur Tengah, dan Afrika utara.
Among Us memang menjadi salah satu game paling populer di dunia selama 2020. Pandemi Covid-19 selama 2020, turut membuat game mobile ini digemari banyak orang di dunia.
Popularitas game Among Us menanjak dan mencapai puncaknya pada November kemarin. Jumlah pemainnya per bulan bahkan mencapai lebih dari 500 juta orang. Jumlah ini mengalahkan raksasa lainnya seperti Pokemon Go dan Candy Crush Saga.
Menurut perusahaan analis game, SuperData Nielsen, rata-rata jumlah pemain Among Us tersebut sangat luar biasa karena pesaingnya hanya bisa mencatatkan jumlah pemain 300 juta per bulan. Capaian Among Us hingga 500 juta menandakan bahwa game itu memiliki jangkauan luar biasa.
Baca Juga: Punya 500 Juta Pemain per Bulan, Among Us Kalahkan Pokemon Go
Berita Terkait
-
Aturan Main Padel yang Wajib Diketahui, Olahraga Populer Sepanjang 2025
-
10 Lirik Lagu Indonesia Paling Populer di Google 2025, Mana Favorit Kamu?
-
Top 10 Tren Google 2025, Dari Jumbo Hingga Brave Pink Hero Green Paling Dicari
-
Nintendo Rilis Game Seluler Fire Emblem Shadows, Tersedia di iOS dan Android
-
Google Trends Ungkap Tingginya Pencarian Judol Sebulan Terakhir: Begini Cara Lapor ke Komdigi!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Debut Mei, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar 185 Hz
-
Redmi Headphones Neo Muncul di Toko Online: Harga Kompetitif, Baterai Tahan 72 Jam
-
4 Tablet Terbaru Pesaing iPad Mini April 2026: Performa Kencang, AnTuTu Tembus 4 Juta
-
Harga Terjun Bebas! Ini 7 HP Flagship yang Turun Harga Drastis di April 2026
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 April 2026: Klaim Bundel Gintoki dan VSK94 Undersea
-
iPhone 15 Bisa Dipakai sampai Tahun Berapa? Intip Harga Terbaru April 2026
-
Rincian Update Crimson Desert: Ada 3 Mode Baru dan Peningkatan Gameplay
-
HP Murah Realme C100 Series Bersiap ke Indonesia, Baterai Jumbo 7.000-8.000 mAh
-
Game Ragnarok Origin Classic Umumkan Update Sakura Vows, Ini Fitur Barunya
-
Assassins Creed Black Flag Resynced Rilis Juli 2026, Hadirkan Mekanisme Anyar