Tekno / Sains
Jum'at, 01 Januari 2021 | 11:30 WIB
Kapsul berisi sampel Bulan dari misi Chang'e-5 mendarat di Bumi. [Clep.org.cn]

Tiga peluncuran menuju Mars berhasil dilakukan pada Juli 2020 oleh NASA, China, dan Uni Emirat Arab.

NASA meluncurkan penjelajah Perseverance untuk berburu kehidupan kuno di Mars dan penyimpanan sampel yang akan dikembalikan ke Bumi.

Sementara China meluncurkan misi Tianwen 1 yang terdiri dari pengorbit, pendarat, dan penjelajah ke Planet Merah.

Peluncuran Hope sukses ke Mars. [YouTube/@Hope Mars Mission]

Sedangkan Uni Emirat Arab meluncurkan pengorbit yang disebut Hope, yang diharapkan dapat menginspirasi kaum muda untuk bergabung dengan industri luar angkasa negara tersebut.

Di sisi lain, Eropa dan Rusia harus menunda peluncuran misi ke Mars pada 2022 karena masalah teknis dan kendala pandemi.

5. NASA umumkan tim astronot Artemis

Meskipun program Artemis mengalami penundaan, NASA telah mengumumkan daftar astronot yang pergi ke Bulan pada 2024 sebagai bagian dari misi Artemis III.

Tim Artemis tersebut terdiri dari 18 astronot, termasuk orang yang akan menjadi perempuan pertama yang mendarat di Bulan.

Logo Artemis. [NASA]

Partisipasi internasional juga akan menjadi bagian program, di mana Badan Antariksa Kanada mengumumkan salah satu astronotnya akan ikut dalam misi Artemis II.

Baca Juga: Ilmuwan China Tinjau Cara Pelajari Sampel Bulan

Load More