Suara.com - NASA berencana meluncurkan roket paling kuat yang pernah dibuat badan antariksa tersebut pada 17 Januari.
Disebut Space Launch System (SLS), itu merupakan kapal roket yang telah lama ditunggu dan sempat mengalami penundaan.
Rencananya, akan digunakan NASA untuk penerbangan luar angkasa non-komersial.
Roket tersebut adalah inti dari program Artemis. Selama peluncurannya, NASA hanya akan menyalakan mesin bahan bakar cair di inti roket untuk pengujian, tanpa penguat bahan bakar padat yang akan membantu SLS ke orbit.
NASA mengklaim, saat uji coba inti SLS diluncurkan, itu akan menjadi roket paling kuat yang pernah dinyalakan di Bumi.
SLS mungkin memiliki tinggi yang lebih pendek dari roket Saturn V yang dulu membawa astronot ke Bulan pada tahun 1960-an dan 70-an, hanya 98 meter dibanding Saturn V yang setinggi 110 meter.
Tapi roket ini secara substansial lebih kuat karena menghasilkan daya dorong 15 persen lebih banyak, selama lepas landas dan meluncur naik.
SLS juga akan memiliki kapasitas membawa lebih dari 27 ton ke Bulan.
Dilansir dari Live Science, Selasa (12/1/2021), tes ini akan mengakhiri program pengujian delapan bagian oleh NASA.
Baca Juga: Teleskop Baru NASA Akan Ungkap Rahasia Big Bang
Bagian ketujuh berhasil diselesaikan pada 20 Desember 2020, menunjukkan roket dapat diisi dengan 700.000 galon bahan bakar cair.
Pengujian ini akan dilakukan di Stennis Space Center NASA dekat ay St. Louis, Mississippi. Tes tersebut kemungkinan juga akan disiarkan di saluran YouTube NASA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan