Suara.com - Donald Trump mengatakan, pada 2019 bahwa luar angkasa adalah domain perang baru dan diikuti oleh pembentukan Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat, sebagai komitmen dominasi negaranya di luar angkasa.
Negara lainnya yang merasa takut dengan percepatan perlombaan senjata di luar angkasa khawatir dengan hal itu.
Pada pertemuan terakhir Komite Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Penggunaan Luar Angkasa yang Damai, banyak negara menyatakan dengan waspada bahwa mencegah konflik di luar angkasa dan menjaga luar angkasa agar tetap tenang telah menjadi hal lebih penting dari sebelumnya.
Terpilihnya Joe Biden dan Kamala Harris sebagai presiden dan wakil presiden Amerika Serikat berikutnya, menunjukkan adanya harapan.
Masa depan antariksa mungkin lebih mirip dengan peluncuran misi SpaceX Crew-1 NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional baru-baru ini.
Pemerintahan Biden-Harris tampak lebih tertarik pada kerja sama internasional dalam luar angkasa. Sejak 1967, aktivitas manusia di luar angkasa telah dipandu oleh prinsip-prinsip yang diterima secara universal, tertanam dalam Perjanjian Luar Angkasa.
Itu memastikan bahwa tidak akan ada konflik militer di luar angkasa dan eksplorasi serta penggunaan luar angkasa untuk kepentingan semua negara.
Di sisi lain, perang luar angkasa tidak akan memiliki pemenang yang jelas. Dalam arena yang kompleks dan digunakan bersama secara global seperti luar angkasa, negara-negara harus mematuhi aturan yang diterima dan praktik yang ditetapkan.
Dilansir dari Space.com, Selasa (5/1/2021), Amerika Serikat memiliki keunggulan ilmiah dan teknologi yang besar.
Baca Juga: Siap-siap! 2 Misi Baru Jelajahi Matahari telah Disetujui NASA
Alih-alih mencoba menjadi dominasi, Amerika Serikat dapat melayani dunia dan negaranya sendiri dengan lebih memfokuskan kepemimpinannya pada pemanfaatan luar angkasa untuk semua umat manusia.
Sebagai tanda yang menjanjikan, tim peninjau NASA Biden-Harris terdiri dari sekelompok ilmuwan luar angkasa serta mantan astronot. Pemerintahan saat ini mendirikan kembali Dewan Antariksa Nasional yang diketuai oleh wakil presiden.
Menurut David Kuan-Wei Chen, direktur eksekutif Pusat Penelitian Hukum Udara dan Luar Angkasa di Universitas McGill, untuk memastikan domain luar angkasa tidak menjadi arena konflik, aturan yang berlaku untuk setiap penggunaan luar angkasa oleh militer perlu dipahami, dihormati, dan dikembangkan lebih lanjut.
Jika terjadi kegagalan, itu dapat menyebabkan kehancuran, gangguan, dan dampak pada kehidupan sipil, terutama di negara seperti Amerika Serikat, yang ekonomi dan masyarakatnya sangat bergantung pada infrastruktur luar angkasa.
Steven Freeland, profesor Hukum Internasional di Universitas Western Sydney mengatakan bahwa luar angkasa adalah area yang "padat" dan kompetitif, di mana kepentingan ilmiah, komersial, dan ekonomi bertemu, serta masalah keamanan nasional dan militer.
Berita Terkait
-
Kisah Luar Angkasa Paling Bersejarah Sepanjang 2020
-
Ilmuwan Temukan Bunga Hawaii Baru, Satu-satunya di Dunia
-
Lakukan 45 Ekspedisi, Ilmuwan Temukan Kelompok Spesies Atlantik Baru
-
Deretan Senjata Kuno Paling Keren Ditemukan Sepanjang 2020
-
Satelit Kayu, Cara Jepang Menjaga Lingkungan Hingga Luar Angkasa
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan
-
Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati
-
4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat
-
Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau
-
Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi
-
PANI Perkuat Komunikasi Korporasi untuk Jaga Kepercayaan Pemangku Kepentingan