Suara.com - Setiap orang yang dirawat akibat terinfeksi virus Corona (Covid-19). tentu ingin sembuh dan keluar dari rumah sakit. Terkadang, beberapa orang melakukan perayaan atas kesembuhan pasien.
Hal tersebut juga dilakukan oleh para pasien Covid-19 yang berada di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Dibagikan akun TikTok @valentinotnel pada 7 Januari, pemilik akun rupanya salah satu pasien Covid-19 yang dirawat di Wisma Atlet.
Ia membagikan momen unik saat salah satu temannya dinyatakan sembuh dari virus tersebut. Pasalnya, sebelum pulang dan dinyatakan negatif, teman warganet itu mendapatkan perayaan bak sarjana yang akan menjalani prosesi wisuda.
Pasien tersebut diberi selendang khas wisuda berwarna hitam dengan tulisan "Graduation Day Covid-19" dan memakai topi toga.
Tak hanya itu, pada salah satu sisi dinding bangunan pun terpasang spanduk atau banner dengan gambar gedung Wisma Atlet dan tulisan besar yang berbunyi, "Graduation Day Covid 19 RSDC Wisma".
Warganet tersebut tampak berfoto bersama dengan temannya serta beberapa orang yang masing-masing mengenakan masker, diduga mereka adalah sesama pasien.
"Tradisi di Wisma Atlet kalau yang hasil swabnya udah negatif dan boleh dinyatakan pulang," tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Dalam kolom komentar pada enam hari lalu sejak video tersebut diunggah, warganet mengaku ia belum pulang dan orang yang di dalam videonya adalah temannya.
Video yang telah dilihat sebanyak lebih dari 58.000 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 3.410 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
Baca Juga: Rela Bolak-balik Antar Makanan, Dedikasi Driver Ojol Ini Tuai Pujian
"Saya sebagai alumni Covid angkatan 2020 mengucapkan kepada alumni 2021 selamat datang kembali di rumah dan sehat selalu," tulis akun @svnday16.
"Ada-ada aja idenya warga Indonesia wakakak," komentar @margaretadanti.
"Kreatif yaa. Apa pun iu selama positif dan bisa buat kita lebih bahagia, do it. Bagus buat imun juga katanya kan," tambah @sarierayyan.
"Tradisi baru ya... soalnya bulan Agustus lalu belum ada kayak gitu," ungkap @widyanainggolan6.
Berita Terkait
-
Aneh tapi Nyata, Warganet Ini Gendong dan Beri Susu Ikan Peliharaan
-
Nangis Kena Razia Polisi, Warganet Ini Beri Alasan Tak Terduga
-
Update Covid-19: 1.116 Pasien Dibawa ke Wisma Atlet, Ratusan di RSKI Galang
-
1.116 Pasien Corona Masuk RSD Wisma Atlet Dalam Waktu Sehari
-
RSD Wisma Atlet Tampung Ribuan Pasien Corona Dalam Waktu 1 Hari
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan