Suara.com - Beragam cara terkadang dilakukan banyak orang untuk mendapatkan uang. Seperti warganet pengguna Facebook yang tak dikenal identitasnya, berusaha menjual kemasan minyak yang didapatnya dari mie instan dengan harga tak masuk akal.
Dibagikan kembali oleh akun Twitter @txtdarionlshop pada 18 Januari, pemilik akun mengunggah gambar tangkapan layar berupa status Facebook yang ditulis warganet.
Warganet tersebut menulis bahwa ia ingin menjual minyak mie yang didapatkan dari varian mie rasa soto, kari, dan mie goreng.
Biasanya, selain mendapatkan bumbu dan bahan pelengkap, produsen mie instan akan memasukkan minyak yang dibungkus dalam kemasan plastik berukuran kecil.
Namun alih-alih digunakan untuk memberikan cita rasa mie yang lebih baik, warganet itu tampaknya menyisihkan minyak mie dan berusaha menjualnya kembali.
Tak main-main, warganet bahkan menjualnya seharga Rp 40.000 per kemasan. Dalam status yang ditulisnya, warganet juga mengunggah foto kemasan minyak sebanyak 12 buah.
"Jual aja sok minyak mienya ada yang soto, kari, sama goreng. Jual satuan 40 ribu, borong semua 400 ribu," tulis warganet.
Cuitan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 541 kali dan disukai sebanyak lebih dari 3.700 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar.
"Berarti dia setiap kali masak mie nggak pernah pake minyak dong," tulis akun @gesangnurh.
Baca Juga: Korban Gempa Mamuju Nekat Cari Kartu Keluarga di Reruntuhan Demi Mie Instan
"Keren. Usaha dia menyisakan minyak mie sungguh luar biasa. Bayangkan saja betapa depresinya lidah dan betapa insecurenya lambung karena makan mie instan tapi salah satu unsur paling esensial dari hidangan itu sendiri tidak diikutsertakan," komentar @diminkuro.
"Hah itu cuma minyak indomie anj bukan extra virgin olive oil atau truffle oil, apakah ada minyak bumi, emas, dan material berharga di minyak itu? Kan tidak," tambah @akudanielwoi.
"Wah barang langka nih. Kenapa harus narkoba kalau bumbu indomie udah bikin ngeflaay," cuit @mysupilami.
"Anj** mending beli mienya sekalian. Satu bungkus mie Rp 2.500. Kalau 40.000 dibagi 2.500 dapet 16 bungkus mie. Kalau 400.000 berarti bisa dapet 160 bungkus mie," ungkap @BeeisYummy.
Berita Terkait
-
Warganet Ingin Jual Ponsel Bekas Masih Mulus, Penampakannya Bikin Ngakak
-
Gunakan Metode "Biasa", Penipu Online Ini Dapat Respons Tak Diduga
-
Penjual Online Niat Menipu, Justru Berujung Tak Terduga
-
Ketemu Penipu Online, Tingkah Warganet Ini Malah Bikin Ngakak
-
Mirip Pocong, Penampakan Bungkusan Ini Bikin Kaget Warganet
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu
-
ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!
-
Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden
-
Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?
-
Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki
-
81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan