Suara.com - Amon atau ammonite merupakan sejenis hewan mirip cumi-cumi yang memiliki cangkang. Namun, dalam penelitian terbaru yang diterbitkan di Swiss Journal of Palaeontology, para ilmuwan menemukan fosil amon pertama tanpa cangkang.
Temuan ini membuat tanda tanya besar bagi para ahli karena biasanya jaringan lunak tidak dapat bertahan dalam proses pengawetan.
Tetapi, fosil amon tanpa cangkang yang ditemukan berhasil bertahan selama 150 juta tahun.
Jaringan lunak yang tersisa, diyakini pernah menjadi amon perisphinctid jantan dari Periode Tithonian awal.
Para ilmuwan curiga karena spermatophores adalah salah satu bukti yang tersisa dari spesimen tersebut.
Bagian jeroan amon yang licin berhasil bertahan dalam waktu lama, sebagai akibat dari kondisi pengendapan khusus di cekungan laut Kepulauan Solnhofen, tempat asal ditemukannya fosil tersebut.
Temuan ini juga merupakan tantangan tersendiri bagi para ilmuwan untuk mengidentifikasi setiap bagian-bagian penyusunnya, mengingat setiap fosil amon yang ditemukan lainnya memiliki cangkang.
"Saya tidak terlalu yakin saat menganalisis strukturnya. Saya mengenali esofagus, lalu perutnya. Kemudian saya melihat feses yang membatu di ususnya. Saya juga mengidentifikasi insangnya serta alat reproduksi," kata Christian Klug, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian.
Untuk saat ini, para ahli memiliki dua hipotesis mengenai alasan mengapa amon ini bisa berakhir tanpa cangkang.
Baca Juga: Berusia 480 Juta Tahun, Ilmuwan Temukan Fosil Nenek Moyang Bintang Laut
Dilansir dari IFL Science, Selasa (26/1/2021), salah satu kemungkinannya adalah amon menderita suatu kondisi atau penyakit yang mengakibatkan rusaknya jaringan keong pada tubuh hewan tersebut.
Teori lainnya adalah terlepasnya cangkang amon akibat upaya pelarian diri dari predator laut yang berusaha memangsa amon sehingga hewan itu mencoba kabur dari cangkangnya.
Temuan ini memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk menganalisis struktur tersembunyi di dalam amon untuk pertama kalinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
HP Android Terkencang di Dunia, Perusahaan Rilis Red Magic 11 Pro Plus Golden Saga
-
Kebangkitan MacBook 'Mungil': Apple Siapkan Laptop Murah dengan 'Jeroan' iPhone 16 Pro!
-
HP Murah dengan Snapdragon 6 Gen 3, Skor AnTuTu POCO M8 5G Tembus 800 Ribu
-
Telkom Gandeng Palo Alto Networks, Siapkan Talenta Muda Hadapi Ancaman Siber Masa Depan
-
Halo Campaign Evolved Bakal Rilis 2026: Fitur Terungkap, Gunakan Unreal Engine 5
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
-
Internet Jadi Kunci Arus Balik Nataru, Komdigi Pantau Jaringan 24 Jam
-
IDC Prediksi Pengiriman PC 2026 Anjlok hingga 9 Persen, Efek Domino Ledakan AI Mulai Terasa
-
58 Kode Redeem FF Terbaru 3 Januari: Raih HRK, Emote 2026, dan Bundle Mr Icy
-
Moto X70 Air Pro Lolos Sertifikasi, Bawa RAM 16 GB dan Chip Anyar