Suara.com - Perkembangan teknologi digital saat ini jika diimbangi dengan pembangunan karakter dalam literasi tentu akan membentuk generasi muda yang lebih baik, berkualitas, berintelek, dan memiliki keterampilan yang mumpuni.
Untuk itu, PT Mobile Sarana Sentosa, Tbk. atau MobileCom menggandeng IDN Boarding School sebagai lembaga pendidikan yang memadukan ilmu IT dan agama, menyelenggarakan kegiatan dengan tema “Generasi Muda Wujudkan Indonesia 4.0”.
Acara ini menjadi ruang bicara untuk memotivasi generasi muda dalam mengembangkan karakter diri serta memotivasi karir melalui implementasi teknologi.
Para generasi muda juga dapat menguatkan komitmen terhadap pentingnya literasi digital untuk lembaga pendidikan, sebagai upaya mempersiapkan Sumber Daya Manusia dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
Presiden Direktur MobileCom menyampaikan pentingnya bagi generasi muda untuk memiliki karakter dalam mengimplementasikan teknologi secara optimal.
“Itulah yang dicari oleh para orang tua saat ini, yaitu lahirnya anak-anak yang bisa mendrive kehidupan yang beradab, kehidupan yang penuh dengan religius, tapi juga kehidupan yang memudahkan hidup mereka dengan teknologi” jelasnya.
Sesi diskusi ini menghadirkan pembicara yang memiliki visi yang luas bagi ekosistem pendidikan, yaitu perwakilan dari PT Infrastruktur Digital Edukasi (IDE), selaku anak perusahaan MobileCom yang fokus membantu pendidikan di Indonesia dengan sentuhan teknologi buatan anak bangsa.
Sharing session yang dibawakan oleh Destaria Soe’oed selaku General Manager IDE, memberikan pembekalan kepada para siswa bagaimana menjadi pekerja yang siap meniti karir secara profesional.
Di dunia kerja dibutuhkan kecerdasan emosional karena akan berhubungan dengan banyak orang yang berbeda karakter dan latar belakang budaya.
Baca Juga: Teknologi 2021, Begini Prediksi Ahli
"Kami hadir memberikan motivasi kepada anak-anak (IDN) mengenai dunia kerja. Sehingga mereka punya pandangan kedepan untuk masa depan mereka” tambah Desta.
Melalui kegiatan ini, MobileCom dan IDE berharap dapat melahirkan para ahli IT yang tetap berpegangan dengan syariat Islam, profesionalisme, intelektual dan bisa membedakan mana hal baik dan buruk dan ilmunya juga dapat digunakan dalam hal kebaikan yang bermanfaat bagi khalayak luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut