Suara.com - Seorang peretas (hacker) dari jarak jauh mendapatkan akses ke instalasi air lokal di Florida. Hacker itu mencoba meningkatkan jumlah natrium hidroksida di dalam air, ke tingkat yang berpotensi membahayakan nyawa.
Untungnya, tidak ada yang dirugikan dalam insiden tersebut dan masalah itu segera diselesaikan oleh pihak berwajib.
Namun, polisi masih memburu pelaku di balik peretasan itu. Pihak kepolisian masih tidak yakin apakah peretasan itu dilakukan dari dalam Amerika Serikat atau luar negeri.
Peretasan terjadi pada Jumat (5/2/2021) di pabrik pengolahan air Oldsmar, sebuah kota berpenduduk sekitar 15.000 orang di bagian utara Teluk Tampa, Florida.
Para pejabat setempat melaporkan bahwa operator sistem pengolahan air kota pertama kali melihat upaya untuk mengakses sistem pada Jumat pagi, tetapi berasumsi bahwa supervisor mereka yang memiliki akses jarak jauh ke komputer.
Serangan lain dilakukan pada siang hari sekitar pukul 13.30 waktu setempat.
Operator yang bertugas memperhatikan kursor mouse bergerak sendiri di layar komputer dan membuka berbagai bit perangkat lunak di dalamnya.
Meskipun peretas hanya memiliki akses jarak jauh ke sistem komputer kurang dari lima menit, peretas berhasil meningkatkan kadar natrium hidroksida dari sekitar 100 bagian per juta menjadi 11.100 bagian per juta.
"Ini jelas peningkatan yang signifikan dan berpotensi berbahaya," kata Bob Gualtieri, kepala polisi daerah, seperti dikutip dari IFL Science, Jumat (12/2/2021).
Baca Juga: Game Cyberpunk 2077 Jadi Korban Hacker
Natrium hidroksida, juga dikenal sebagai alkali adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengontrol keasaman air, tetapi juga digunakan untuk sejumlah keperluan industri dan pabrikan, termasuk sebagai bahan utama dalam pembersih saluran cair dan pembersih oven.
Dalam konsentrasi yang lebih tinggi, bahan itu dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, selaput lendir, dan rambut rontok sementara.
Polisi bersama dengan FBI dan badan intelijen, saat ini sedang melakukan investigasi kriminal untuk menemukan pelaku yang bertanggung jawab atas pelanggaran keamanan tersebut.
Meskipun pihak berwenang mengatakan memiliki beberapa petunjuk, tapi saat ini mereka tidak memiliki tersangka yang diidentifikasi.
Selain itu, tidak jelas mengapa sistem pengolahan air Oldsmar menjadi sasaran peretasan.
Namun, Gualtieri menekankan bahwa situasi tersebut langsung dideteksi dan diselesaikan oleh operator.
Berita Terkait
-
Kembangkan Vaksin Covid-19, Korea Utara Gunakan Hacker untuk Curi Data
-
Awas! Peneliti Temukan Celah Peretasan pada Fitur Friends Finder TikTok
-
Waduh! 533 Juta Nomor Telepon Pengguna Facebook Bocor di Bot Telegram
-
Undip: Ada Upaya Peretasan dari Belanda, China, dan Meksiko
-
Dituduh Bobol Website Pemerintah, Majelis Rasulullah Beri Klarifikasi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan